Papua Merdeka News

Papua, Irian Jaya, Western New Guinea News Feeder

Telp:+675-78213007 (WA)
Email: tofreemalensia@gmail.com
Mail. Mail: 635 Vision City, NCD, POM,Papua New Guinea

Sunday, 28 July 2013

FREEDOM FLOTILLA DIMULAI DARI BLANCH CUP MOUND SPRING | tabloidjubi.com

FREEDOM FLOTILLA DIMULAI DARI BLANCH CUP MOUND SPRING | tabloidjubi.com
Jayapura, 26/07 (Jubi) – Perayaan di Danau Eyre Selatan pada 21 Juli dimulai ketika tetua adat Arubunna  bergabung dengan perwakilan masyarakat Papua Barat dalam sebuah upacara sakral di Blanch Cup Mound Spring, Australia Selatan.


Acara ini merupakan bagian dari kampanye Kebebasan Papua Barat, tanah damai dan konvoi laut dari Danau Eyre ke Papua Barat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu-isu hak asasi manusia dan lingkungan yang dinamakan Freedom Flotilla. 

Air dari mata air Danau Eyre akan dibawa pada perjalanan dan disajikan kepada tetua adat Papua Barat oleh tetua adat Arubunna, Kevin Buzzacott. Disebutkan bahwa masyarakat di Papua Barat sudah merencanakan sambutan hangat untuk pelayaran ini tersebut. 

Juru bicara Freedom Flotilla, Ronny Kareni sangat senang dengan langkah-langkah pertama dari perjalanan bersejarah ini. “Upacara ini unik karena cara kita terhubung dengan negara dan pertukaran air suci yang mengalir dari dekat tanah kami yang jauh di utara”, kata Kareni. 

Selama 10 tahun, pertambangan dan ekstraksi air dari Danau Eyre telah berdampak pada mata air suci dengan mengurangi aliran air ke situs-situs kuno. Sewa penambangan di Roxby Downs memungkinkan 43 ML (megaliter) air yang diambil dari aquifer setiap hari. 

“Sangat penting untuk mengingat bahwa kita adalah satu bangsa, terlepas dari warna kulit, keyakinan atau agama. Perjalanan kita mengikuti jejak nenek moyang kita bertujuan untuk memperkuat hubungan keluarga antara semua orang”, tambah Mr Kareni. 

Dari Danau Eyre, konvoi menuju ke Broken Hill, Brisbane, Townsville dan Cairns. Freedom Flotilla juga akan menyelenggarakan perayaan publik dan kunjungan sekolah di sepanjang perjalanan mereka. (Jubi/Victor Mambor)

No comments:

The Hottest Post×