Papua Merdeka News

Papua, Irian Jaya, Western New Guinea News Feeder

Telp:+675-78213007 (WA)
Email: tofreemalensia@gmail.com
Mail. Mail: 635 Vision City, NCD, POM,Papua New Guinea

Thursday, 1 August 2013

Di Mulia : 3 Tenaga Medis Ditembak, 1 Tewas

Nepenthes maxima near Puncak Jaya, Western New...
Nepenthes maxima near Puncak Jaya, Western New Guinea (~2600 m asl) (Photo credit: Wikipedia)
Di Mulia : 3 Tenaga Medis Ditembak, 1 Tewas

JAYAPURA—Aksi penembakan  terhadap  warga  sipil kembali  terjadi di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Kali ini korbannya tiga tenaga medis di RSUD Mulia mengakibatkan satu diantaranya  bernama Heri Yoman  (32), tewas dan 2 perawat  lainnya yakni Darson Wonda (27) dan Fritz Baransano (42) karena menderita luka berat.

Peristiwa ini terjadi, ketika mobil ambulance  yang membawa  pasien bernama Kiriman Wonda  (60) ditembakiKelompok Sipil Bersenjata  di Puncak Senyum, Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua,  Rabu (31/7) sekitar  pukul  14.30 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes (Pol) I  Gede Sumerta Jaya, SIK yang  dikonfirmasi

membenarkan pihaknya telah  menerima laporan, pada Rabu (31/7)  sekitar  pukul 14.30 WIT mobil ambulance diduga  ditembaki  Kelompok Sipil Bersenjata, mengakibatkan tiga  orang mengalami luka   tembak. Masing-masing Heri Yoman tewas dengan luka tembak pada pipi kanan kena gigi, rusuk kiri pas susu. Darson Wonda luka tembak pada lengan tangan kiri. Fritz Baransano luka tembak pada rusuk  kanan dan tangan kanan.

Dijelaskan Kabid, pihaknya belum  mengetahui motif  dan pelaku penembakan dari kelompok mana, karena masih melakukan penyelidikan. Namun,  pihaknya segera mengirim Tim  Investigasi ke TKP, guna menyelidiki lebih lanjut motif dan pelaku penembakan tersebut.

“Saat ini  jenasah sedang  berada di RSUD Mulia, untuk dilakukan otopsi sementara proyektil  yang masih  bersarang di tubuh korban. Tapi belum tahu kalibernnya,”  kata Kabid yang ditemui saat acara buka puasa bersama Kapolda Papua  dan Insan Pers Media Cetak dan Elektronik di Kota Jayapura di Restoran Bagus Pandang, Dok II, Jayapura, Rabu (31/7) petang.

Kabid menambahkan pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap para pelakunya.

Detail kronologis aksi penembakan ini, menurut Kabid, pada pukul 11.20 WIT 3 orang anggota mendatangi UGD RSUD Mulia untuk meminta  bantuan mobil ambulance dan tenaga medis  guna menjemput pasien gawat di Distrik Tingginambut. Tapi, pada saat  kembali  dari Tingginambut tepatnya di Camp Urgele (100 Meter dari Pos TNI Puncak Senyum) sekitar  pukul 14.30 WIT mobil ambulance diduga ditembaki Kelompok Sipil Bersenjata, mengakibatkan tiga  orang mengalami luka   tembak. Masing-masing Heri Yoman tewas dengan luka tembak pada pipi kanan kena gigi, rusuk kiri pas susu. Darson Wonda luka tembak pada lengan tangan kiri. Fritz Baransano luka tembak pada rusuk  kanan dan tangan kanan.

Pasca kejadian, Kabid menjelaskan, rombongan Kapolres Puncak Jaya dan para korban sampai di UGD RSUD Mulia pada pukul 15.15 WIT. Dimana  ditemukan bekas tembakan pada mobil terdapat  5  titik lubang  peluru, 4 titik lubang peluru pada kaca depan kemudi dan 1 titik lubang  peluru  pada  talang  pintu depan sebelah kanan atas. Nomor Polisi Kendaraan Ambulance 5800 PJ. Identitas pasien yang dievakuasi  dari Distrik Tingginambut  atas nama  Kiriman Wonda   dan saksi-saksi Etsida Wonda (27), Onisi Wonda (30). (mdc/don/l03)
Enhanced by Zemanta

No comments:

The Hottest Post×