Papua Merdeka News

Papua, Irian Jaya, Western New Guinea News Feeder

Telp:+675-78213007 (WA)
Email: tofreemalensia@gmail.com
Mail. Mail: 635 Vision City, NCD, POM,Papua New Guinea
Showing posts with label Nabire. Show all posts
Showing posts with label Nabire. Show all posts

Thursday, 22 April 2021

Pasok Senjata dan Amunisi ke OPM, PK Terancam 10 Tahun Penjara

Papua60detik - PK yang oleh aparat keamanan dituding sebagai pemasok sejumlah senjata api dan amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terancam hukuman 10 tahun penjara.


Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudusy menyebut, PK dikenakan pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 Jo pasal 55 KUHP.

PK ditangkap di kediamannya di Nabire Senin (19/4/2021). Ia berstatus DPO sejak Januari lalu dan telah dipantau selama satu bulan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, PK diketahui menghabiskan uang senilai Rp1,1 miliar untuk membeli empat pucuk senjata guna mendukung KKB pimpinan Egianus Kogoya di wilayah Nduga.

"Dana bersumber dari Gee Gwijangge, kelompok Egiamus Kogoya. Dana tersebut berasal dari perampasan, perampokan serta pemerasan kepada kepala suku maupun dana desa di tiap desa yang dipaksa Egianus untuk setor per desa sebesar Rp1 miliar," kata Iqbal dalam keterangan tertulisnya yang diterima Papua60detik, Selasa (20/4/2021).

Ia menyebut, PK sudah saling mengenal dengan Gee Gwijangge sejak 2018 lalu.

PK membeli senjata dari Didy Chandra yang saat ini berstatus sebagai Narapidana Lapas Kelas II Nabire.

"Sementara Didy Chandra Warobay adalah anggota Perbakin yang sudah ditangkap di Bandara Douw Arturur di Nabire beberapa waktu lalu," kata Iqbal. (Salmawati Bakri)

Wednesday, 29 June 2016

Kronologis Penembakan Pelajar SMA di Nabire oleh POLRI

Umaginews, Ini Kejadian sangat aneh, tapi ini adalah sebuah kenyataan yang menimpa seorang Pelajar atas nama Owen Pekei Berumur 18 Tahun Berstatus SMA kelas 2 Sekolah di SMA YPPGI Karang Mulia Nabire West Papua. Kematian yang dialami oleh Seorang pelajar ini membuat ribuan pertanyaan di kalangan rakyat di tempat. Namun kematian terhadap Pelajar atas nama […]

from WordPress http://ift.tt/299TV0p
via IFTTT

Thursday, 1 August 2013

DPRP Keluarkan 11 Rekomendasi Terkait Kasus Tinju di Nabire

DPRP Keluarkan 11 Rekomendasi Terkait Kasus Tinju di Nabire

JAYAPURA - Dewan Perwakilan  Rakyat Papua (DPRP) berhasil mengeluarkan 11 rekomendasi terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) yang menewaskan 17 orang  dan puluhan orang cedera ketika menyaksikan pertandingan tinju Bupati Cup 2013 di GOR Kota Lama Nabire,14 Juli 2013 lalu.

Hal ini diungkapkan Ketua Tim Investigasi KLB Nabire dari DPRP, Ruben Magay, S.I.P., kepada wartawan di Ruangan Komisi A DPRP, Jayapura, Selasa (30/7).

Dikatakan, berdasarkan kesaksian korban, fakta dilapangan, dan dokumen pendukung lainnya, maka kami merekomendasikan.

Pertama,Kapolri segera mengungkapkan pelaku dan aktor intelektual dibalik kasus kematian 17 orang di GOR Kota Lama Nabire.

Kedua, mendesak segera turunkan tim ahli investigasi independen untuk menyelidiki penyebab kematian 17 orang dan korban lainnya di GOR Kota Lama Nabire.

Ketiga, segera dimintai keterangan dan dicopot jabatan Kapolres Nabire, Dandim Nabire, dan Sat Pol PP Nabire pemicu konflik.

Keempat, segera memberikan sanksi kode etik kepada Kapolda Papua, Kapolres Nabire, dan Dandim.
Kelima, segera diungkap pelaku dan aktor intelektual, diproses secara hukum serta memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban.

Keenam, kasus Nabire merupakan bagian integral dari sejumlah pelanggaran kemanusiaan yang terjadi di Papua, karena itu penyelesaian masalah kemanusiaan menjadi tanggungjawab pemerintah daerah Nabire, Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Indonesia dan Masyarakat Internasional. Upaya penyelesaian secara menyeluruh perlu ditempuh agar tidak terjadi kasus-kasus serupa dikemudian hari:
Ketujuh,  Pemerintah Daerah Nabire dan masyarakat berpartisipasi mencari aktor intelektual dan eksekutornya.

Kedepan, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Papua mendorong Kapolri, Kapolda untuk mengusut tuntas kasus Kejadian Luar Biasa Nabire.

Kesembilan, pihak Gereja dan LSM diharapkan mengambil bagian untuk mengungkapkan kasus KLB Nabire yang terjadi pada 14 Juli 2013.

Kesepuluh, disampaikan kepada pihak-pihak yang melakukan investigasi  bahwa proses administrasi sudah dilakukan sesuai prosedur oleh Pemerintah Daerah Nabire, KONI Nabire, Pertina Nabire dan Panpel Bupati Cub Nabire.

Kesebelas,  proses investigasi penyebab kematian 17 orang di halaman GOR  Kota Lama Nabire harus terus dilakukan dan dipertanggungjawabkan untuk mendapat rasa keadilan bagi keluarga korban dan rakyat Papua.(Mdc/Don/l03)
Enhanced by Zemanta