Papua Merdeka News

Papua, Irian Jaya, Western New Guinea News Feeder

Telp:+675-78213007 (WA)
Email: tofreemalensia@gmail.com
Mail. Mail: 635 Vision City, NCD, POM,Papua New Guinea
Showing posts with label TNI Terror. Show all posts
Showing posts with label TNI Terror. Show all posts

Wednesday, 31 March 2021

Nduga News: Duka Nasional: Kembali Terjadi Penembakan Warga Sipil oleh TNI/ POLRI Kolonial Indonesia Di Ndugama

Pada hari senin 29 maret 2021. Kembali terjdi pembunuahan  terhadap masyarakat sipil. Atas nama: YERMIAS SERERA saat pergi ke kebun. 

KORONOLOGIS


Hari senin pgi Yermias dgn istrinya Dapiana Dipak bersama ank kecil  pergi berkebun di tonibid dekat pingiran kali keneyam. Sesudah sampai disana istrinya melihat bekas kaki anggota yg sedang beroperasi di pinggiran kebun, dr situ istrinya bilang sama suami, ini saya ada lihat bekas kaki anggota jd bapa jaga ank sajah, saya petik sayur cepat-cepat br kita pulang, dan saat istrinya sibuk petik sayur , anggota muncul dan langsung tarik yermias bawa kehutan, tdk lama ank kecil menangis br mamanya mendekat begigini ank kecil terdampar sendiri tanpa ayah. 

Setelh itu istrinya kejar ikuti jejak kaki dan ketemu suaminya ditangan anggota TNI dgn jumlah besar dan beteriak lepaskan tpi anggota malastau culik yermias dan bawa ke hutan.  

Istrrinya sambil menangis jln kunjungi kelurga lain yg sedang berkebun dan laporkan suaminya diculik. Dari situ mereka telpon ke kota untk minta bantuan namun tdk berhasil dan. Tdi pagi pihak korban lapor anggota trun cari kebradaan korban namun tdk di temukan apa2 yg ada segumpal dara yg mereka temukan di pinggir kali keneyam dan, korban sampai saat ini belom di temukan.

Rencana selanjutnya. Besok semua masyarakat Nduga turun jalan menuntut kepada TNI/POLRI untk mencari kebradaan korban, sambil menunggu kedatangan Pemda Nduga bersama 25 anggot DPRD Nduga yg selama ini tdk menetap di Daerah. 

Maka kami minta semua lembaga mohon pantau dan avokasi rakyat Nduga yang sedang korban membabi butah ini,

Info langsung tkp lapangan Nduga kenyam  Papua.

#SAVE RAKYAT NDUGA #

#SAVE NDUGA PAPUA #

Friday, 18 October 2019

Tim Gabungan TNI-Polri Menangkap Pelaku Pembunuhan di Wamena, Kapolda: Masih ada Pelaku Lain

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Tim gabungan TNI – Polri menangkap pelaku pembunuhan Deri Datu Padang, warga wamena pada 12 oktober lalu.

Aparat Gabungan Tembak Pelaku
Penikaman di Jembatan Wouma Wamena
Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menjelaskan penangkapan terhadap pelaku penikaman alm. Deri atas dasar informasi yang di terima dari masyarakat. Diduga pelaku di ketahui berinisial MW (35 tahun) berprofesi sebagai petani dan tinggal di distrik piramid, Kabupaten Jayawijaya Papua.

”Penangkapan pelaku ini atas informasi dari warga, untuk itu saya selaku Kapolda Papua mengucapkan terima kasih banyak kepada warga yang telah memberikan informasi kepada kami,” Ungkap Kapolda kepada wartawan di wamena, Kamis (17/10/19).

Dijelaskan Kapolda bila saat tim gabungan hendak mengamankan pelaku di tempat persembunyiannya, pelaku mencoba untuk melawan sehingga anggota terpaksa melumpuhkan pelaku dengan menembak kaki kanan pelaku.

”Saat hendak diamankan pelaku mencoba kabur sehingga anggota kami melumpuhkan pelaku dengan tembakan di kaki, ” Kata Irjen Paulus.

Hingga saat ini Polisi sudah memeriksa empat orang saksi dan atas keterangan mereka, terungkap masih ada pelaku lain yang saat ini masih dalam proses pengejaran. ”Informasi dari saksi ada beberapa pelaku yang masih kita kejar, ” Kata Kapolda.

Selain mengamankan pelaku MW Aparat juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang di pakai pelaku.

”Pisau yang di gunakan untuk menusuk sudah kita amankan dan sudah kita kirim ke lapfor makassar untuk di paeriksa. selain pisau kami juga mengamankan parang, katapel dan sajam lainnya di tempat persembunyian pelaku, ” Beber Irjen Paulus. (Redaksi/MW)

Aparat Gabungan Tembak Pelaku Penikaman di Jembatan Wouma Wamena

Monday, 22 August 2016

“Slave Mentality” Will be Easily Manipulated by “Fear Factor”

Human beings who are mentally slave will not be free from fear. No matter who we are: politicians, clergymen, teachers, tribal elders, students, brave boys and girls, old and young, anybody , those who have "fear" in their life should automatically acknowledge themselves that they are mentally slave, they have slave mentality. Slave mentality has […]

from WordPress http://ift.tt/2bpU3K3
via IFTTT

Indonesia’s Ability in Managing Tactic: “Fear-Factor” in Melanesian

Indonesia in reality is not that strong as it may appear to many Melanesians, particularly Papuans in Papua New Guinea. Militarily it is big in number. However, they are very unskilled. They do not know how to stay just one night without water. Their do not have any fighting spirit. They would rather go home […]

from WordPress http://ift.tt/2bOtmjh
via IFTTT

Indonesian police under fire over arrest of Papuan students, racial abuse

July 21, 2016, By Ryan Dagur in in Jakarta Indonesian Church officials and activists have accused police in Yogyakarta of racism and using excessive force after six Papuan students were arrested for singing Papuan songs in their college dormitory. “Police officers must be fair. They must protect Papuan people too,” Father Paulus Christian Siswantoko, executive […]

from WordPress http://ift.tt/2bfuZ6Y
via IFTTT

Monday, 18 July 2016

Papuan students in Yogyakarta attacked by Indonesian police and militia

Reported by AMP Yogyakarta 18th July 2016 Indonesian police and civilian reactionary groups stormed a boarding house for Papuan students in Yogyakarta on Friday. The State-Owned Papuan Dormotory at Kusumanegara Road, Kamasan I was besieged in the early morning of 15th July when mobile brigades (Brimob) of special forces officers forced their way through the […]

from WordPress http://ift.tt/2alTeiM
via IFTTT