Papua Merdeka News

Papua, Irian Jaya, Western New Guinea News Feeder

Telp:+675-78213007 (WA)
Email: tofreemalensia@gmail.com
Mail. Mail: 635 Vision City, NCD, POM,Papua New Guinea
Showing posts with label baku tembak. Show all posts
Showing posts with label baku tembak. Show all posts

Thursday, 6 May 2021

Laporan Resmi TPNPB OPM NEWS: Baku Tembak di Ndugama 3 Pasukan TNI Tewas

Hari ini telah terjadi Kontak Senjata antara Pasukan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Darakma di bawa Pimpinan  Komadan Batalion Mugi Danyon Nereminus Gwijangge   di Distrik Mugi Kabupaten Nduga Papua

Dalam laporan ini  Panglima kodap III Ndugama Darakma Brigadir Jenderal EGIANUS KOGEYA mengatakan bahwa kejadian itu benar sekitar pukul 11.00 Waktu setempat lokal Ndugama. Pasukan saya serang pos Distrik Mugi dan 3 orang Pasukan TNI-Polri tertembak jatu dengan ukuran pas dan yang lain tertembak dengan peluru nyasar kami belum ketahui tutur Panglima kodap III Ndugama Darakma.

Hal tersebut di laporkan langsung dari Lapangan tempat kejadian Peristiwa .

Sementara dalam kontak senjata tersebut pihak TPNPB -OPM belum ada yang korban 

Menurut Panglima Kodap III Ndugama Darakma Brigadir Jenderal EGIANUS KOGEYA mengatakan bahwa belakangan ini banyak informasi beredar bahwa  Pemerintah Indonesia melalui badan Penanggulangan terorisme dan Presiden Jokowi melabelkan Organisasi Papua Merdeka TPNPB-OPM  di sahkan dalam undang- undang Teroris namun itu karena Banyak Mujizat Tuhan Allah terjadi di Tanah Papua dalam hal banyak Pasukan TNI-Polri dengan berbagai kesatuan dengan kekuatan militer canggih melengkapi dengan kekuatan senjata otomatis namun Tuhan Allah pencipta alam semesta Papua sudah mengalahkan jika Saya sebagai Panglima kodap III Ndugama Darakma siap bertanggung jawab atas Penembakan terhadap 3 anggota TNI polri di Distrik Mugi Tanggal 3 Mei itu.

Dan Saya dan Pasukan saya 13 Batalion 3 Wilaya Kowip tetap melawan Pasukan TNI-Polri yang baru kirim dengan berbagai nama kesatuan .

Demikian laporan Panglima Komando daerah Per Tahanan Kodap III Ndugama Darakma.

Ndugama Darakma 5 Mey 2021

Penanggung jawab Komando Lapangan Komadan Batalion Mugi.

Danyon Nereminus  Gwijangge

==================

Komadan Batalion Mugi.

Mengetahui Panglima kodap III Ndugama Darakma.

Brigadir Jenderal EGIANUS KOGEYA

===============

Mengetahui Panglima Komando Nasional KOMNAS TPNPB -OPM

Gen Goliat Tabuni

================

Panglima  umum

Mengetahui Komandan Opera umum setanah Papua.

Mayor Jenderal   Lekagak Telenggen

=================

Komandan Operasi umum se Tanah Papua.

Tim editor Awak Media

The TPNPB-OPM News





Wednesday, 20 January 2021

Baku tembak di jembatan WABUGO Intan Jaya Satu Anggota TNI Tertembak Di Tempat

 The .TPNPB NEWS:


INTAN JAYA, hari Senin tanggal19 Januari 2021, pukul 3:15.
Kembali terjadi baku tembak antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di jembatan WABUGO kabupaten intan jaya.
Dalam kontak senjata ini pihak TPNPB tembak mati satu anggota TNI di tempat dan beberapa anggota luka-luka dan satu kendaraan milik TNI ancur total.Sementara pihak TPNPB tidak ada korban maupun luka-luka.
Komandan lapangan Lewis Kogeya melaporkan via telepon selulernya bahwa kepada awak mendia The TPNPB News.
Kami baku kontak dengan TNI di jembatan WABUGO Kata kogeya saya bersama pasukan saya baku tembak dengan TNI dan menewaskan satu anggota TNI di tempat.
Laporan langsung dari komandan lapangan Lewis. Kogeya kepada awak media TPNPBNEWS
Lewis. Kogeya adalah pasukan khusus kodap III Ndugama di bawah pimpinan jenderal Egianus. Kogeya.
Di keluarkan markas 19 January 2021.
Penangung jawab
Lewis kogoya
_______________________________
Panglima Kodap III Ndugama Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat.
Brijend. Egianus Kogoya
_______________________________
Panglima TINGGI Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat.
Jend. Goliat Tabuni
_______________________
Laporan awak media The TPNPB NEWS

Sunday, 29 November 2020

𝐓𝐢𝐠𝐚 𝐀𝐧𝐠𝐠𝐨𝐭𝐚 𝐓𝐍𝐈 𝐓𝐞𝐫𝐭𝐞𝐦𝐛𝐚𝐤 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐨𝐧𝐭𝐚𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐛𝐚𝐤 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐓𝐏𝐍-𝐏𝐁 𝐎𝐏𝐌.


Pasukan TNI yang sedang melaksanakan kegiatan pengamanan wilayah mendapat serangan dari TPN-PB OPM, Kamis (26/11), di sekitar Kampung Kendibam, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kapen Kogawilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa, menerangkan bahwa tim gabungan TNI telah diserang TPN-PB pimpinan Egianus Kogoya saat sedang berpatroli.

“Kontak senjata pada hari ini terjadi sekitar pukul 15.15 di sekitar Kampung Kendibam, Distrik Kenyam,” kata IGN Suriastawa.

Pasukan TNI yang terlibat kontak senjata dengan TPN-PB tersebut merupakan pasukan gabungan dari Yonif R 700/WYC yang bertugas rutin mengamankan wilayah Nduga dari gangguan TPN-PB.

Kontak tembak terjadi kurang lebih selama 30 menit. Bahkan sampai sore tadi TNI masih tetap melakukan pengejaran terhadap kelompok TPN-PB. 

Dari kontak tembak itu, terdapat tiga prajurit TNI yang mengalami luka-luka akibat terkena tembakan.

Kemudian ketiganya mendapatkan perawatan di lapangan, selanjutnya di evakuasi sore harinya dari Nduga ke Mimika menggunakan helikopter Caracal milik TNI AU.

Seluruh korban langsung dibawa dan dirawat di RSUD Mimika.

Prajurit TNI yang menjadi korban saat penyerangan TPN-PB sehingga terjadi kontak tembak adalah Serda Abriadi, mengalami luka tembak pada bagian paha kanan.

Selanjutnya Kopda Subair Purnomo, mengalami luka tembak pada bagian pergelangan tangan kanan dan paha kanan, dan Prada Fajar Rosadi, mengalami luka tembak pada bagian leher sebelah kanan.


Source: Facebook


Tuesday, 10 March 2020

Polisi dan TNI masih cari pelaku penembakan di Distrik Jila

Jayapura, Jubi – Sejumlah pelaku penembakan di Distrik Jila, Kabupaten Mimika hingga kini masih diburu oleh pasukan gabungan TNI dan Polri. Aksi penembakan tersebut mengakibatkan salah seorang anggota Koramil, Sertu La Ongge, tewas.

Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Herman Asaribab mengatakan, akan ada langkah-langkah hukum yang dilakukan pihaknya bersama dengan Polda Papua terkait kejadian ini.

“Tidak ada kompromi bagi para pelaku yang dinyatakan melanggar hukum. Kami akan melakukan pencegahan dan penindakan terhadap mereka yang ingin mengacaukan keadaan di sini. Hal ini dilakukan agar tidak terulang lagi di kemudian hari,” kata Asaribab, Senin (9/3/2020)

Kata dia, semua komponen di Papua menginginkan Papua tetap damai dan tidak ada gangguan keamanan yang dilakukan oleh Kelompok Bersenjata.

“Semua (masyarakat) ingin hidup tentram tak terkecuali saudara-saudara kita di Mimika. Untuk itu, kami akan berupaya bersama Polri memberikan rasa aman kepada masyarakat, dan untuk mereka (kelompok bersenjata) akan kami kejar dan tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara, Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw mengatakan,  Kota Timika secara keseluruhan sudah bisa dikendalikan oleh aparat keamanan.

“Pagi tadi saat kami meninggalkan Timika kondisi masih aman namun belum kondusif sepenuhnya karena kami masih mendengar suara tembakan dari arah gunung,” kata Waterpauw.

Menurutnya, walaupun masih terdengar bunyi tembakan, anggota TNI/Polri masih bisa menyuplai bahan makanan ke anggota atau satuan tugas yang ada di Banti 1 dan Banti 2.

“Sebelumnya jalan penghubung kota Timika ke daerah Banti 1 dan Banti 2 dirusak oleh Kelompok Bersenjata sehingga menghadang anggota yang ingin ke daerah tersebut, namun saat ini sudah bisa dilalui dan aparat di wilayah tersebut sudah bersiaga untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang tidak kita inginkan bersama,” ujarnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Berikut Kronologis Kejadian Meninggalnya Sertu La Ongge Anggota Kodim 1711 Mimika

Sertu La Ongge. (Foto: medan.tribunnews.com)
PAPUA, JAGAPAPUA.COM – Pasca kontak tembak yang dilakukan oleh kelompok KKSB terhadap Anggota TNI di Pos Jila, Senin (9/03/2020), Sertu La Ongge, anggota kodim 1711 Mimika dikabarkan meninggal dunia pada pagi.

Berikut kronologis kejadiannya;

a. Sekitar Pukul 05.00 WIT sesuai protap, personel pos Jila Yonif 754/ENK akan melaksanakan persiapan siaga fajar di kedudukan Box stelling. Tiba – tiba terdengar suara tembakan dari arah ketinggian belakang pos sebanyak 5 kali tembakan.

b. Setelah mendengar suara tembakan, anggota Pos Yonif 754 Dpp Danpos, Letda Inf Aziz masuk ke kedudukan boxteling dan membalas tembakan ke arah ketinggian belakang Pos Yon 754 dan Pos Ramil Jila. Akan tetapi balasan tembakan dari KKSB ada dari arah depan dan samping kanan Pos Yonif 754/ENK dan anggota pos membalas tembakan tersebut.

c . Pada Pukul 05.45 WIT Kontak tembak berhenti, seteleh itu 3 orang anggota pos ramil lari menuju Pos 754 dengan membawa Sertu La Ongge yang mengalami luka dibagian pelipis kanan dan tembus telinga kiri, dibantu oleh masyarakat Jila. Sertu La Ongge diperkirakan terkena tembakan pada saat penyerangan kelompok KKSB dari arah kanan pos Ramil kodim 1710/Mimika.

d. Personil Pos Jila Yonif 754/ENK kemudian melakukan pertolongan pertama kepada Sertu La Ongge, dengan memasang infus dan perban untuk menghentikan pendarahan terhadap sertu La Ongge.

e. Pada pukul 05. 49 WIT Letda Inf Asis menghubungi Pasi Ops Yonif 754/ENK a.n Lettu Inf Andra untuk melaporkan perihal Kontak Tembak antara pos Jila dengan pok KKSB, kemudian pasi Ops memerintahkan agar standby dan tetap waspada, sambil menunggu tim evakuasi dan perbantuan dari Timika.

f. Pada pukul 05.55 WIT Lettu Inf Andra melaporkan perihal tersebut kepada Danyonif 754/ENK.

Saat ini Sertu La ongge anggota Pos Ramil Jila sudah di evakuasi dari Timika, sementara Personel Pos Yonif 754/ENK melaksanakan siaga dan stanbay di pos mengantisipasi serangan susulan. Masyarakat Distrik Jila saat ini merapat ke Pos 754/ENK dan berlindung di Pos 754/ENK.*

Monday, 27 January 2020

Baku Tembak dengan Aparat, 1 Anggota KKB di Papua Tewas

Kristian Erdianto, https://www.msn.com/

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Kepala Bagian
Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri
Kombes Pol Asep Adi Saputra di Gedung Humas Mabes Polri,
Jakarta Selatan, Jumat (23/8/2019).
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra menyebut telah terjadi kontak senjata antara TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Jupara, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Baku tembak terjadi pada Minggu (26/1/2020).

"Kejadian ini benar terjadi pada hari minggu yang lalu tanggal 26 Januari pada pukul12.08 Waktu Indonesia Timur dari kontak senjata ini," kata Asep di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Senin (27/1/2020).
Asep mengatakan, dalam baku tembak itu satu anggota KKB tewas.

Selain itu, ada satu anggota KKB yang diserahkan warga ke aparat keamanan.

"Satu meninggal dari kontak senjata itu dari kelompok kriminal bersenjata dan satu lagi diamankan oleh masyarakat lalu diserahkan pada pihak aparat keamanan," ungkapnya.

"Jadi pertanyaannya saya luruskan bukan dua yang meninggal, satu meninggal dari kontak senjata itu dari kelompok kriminal bersenjata," sambungnya.

Kendati demikian, Asep memastikan situasi di Papua masih kondusif dan terkendali.

Meskipun, saat ini aparat Kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap KKB yang melakukan baku tembak dengan aparat.

"Sampai dengan hari ini situasi di Papua masih aman terkendali dan tim gabungan TNI dan Polri masih terus melakukan pengejaran terhadap KKB," ucapnya.

Kontak Tembak di Intan Jaya Papua, Dua Anggota KKB Tewas

Tim detikcom - detikNewsMinggu, 26 Jan 2020 20:52 WIB
Foto: Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw (Wildan/detikcom)
Intan Jaya - Kontak tembak kembali terjadi di Papua. Kali ini, baku tembak terjadi di Kampung Jupara, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

"Memang benar ada laporan tentang terjadinya kontak tembak di Kabupaten Intan Jaya, Minggu (26/1)," kata Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw dilansir Antara, Minggu (26/1/2020).




Waterpauw mengatakan dua orang tewas dalam kontak tembak antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) dengan TNI/Polri tersebut. Keduanya merupakan anggota KKB.

"Hingga menewaskan dua anggota KKB," ujarnya.




Waterpauw mengungkapkan, meski terjadi kontak tembak, situasi di Intan Jaya relatif kondusif. Dia mengimbau semua anggotanya untuk tetap waspada,

"Anggota diminta untuk selalu waspada," kata Waterpauw.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebelumnya pada Selasa (14/1) juga telah terjadi kontak senjata di Kampung Titigi, Distrik Agisiga. Dilaporkan satu anggota KKB tewas tertembak.

(mae/gbr)

Saturday, 11 January 2020

Kontak Tembak di Nduga, Satu Anggota Brimob Tertembak

Saiman - detikNews Sabtu, 11 Jan 2020 08:57 WIB

Foto: dok. Istimewa
Timika - Kontak tembak Brimob dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) terjadi lagi di Kabupaten Nduga. Seorang anggota Brimob dilaporkan tertembak di bagian paha.

Kontak tembak terjadi di wilayah Bandara Distrik Kenyam, Nduga, Papua, pada Sabtu (11/12/2020) pada pukul 06.47 WIT hingga pukul 06.54 WIT. Suara tembakan terdengar beberapa kali dari arah Bandara Perintis Kenyam (Kampung Aluguru).

Akibat kontak tembak tersebut, satu personel Brimob Polda Maluku Bharatu Luki tertembak.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan korban akan dievakuasi ke Timika guna perawatan medis. "Iya, korban akan dievakuasi ke Timika untuk perawatan" kata Era.

Sementara itu, menurut Era, para pelaku penembakan masih dalam pengejaran. (aan/aan)

Sunday, 21 September 2014

Kontak Senjata Di Pirime, 1 KSB Tewas

Sentani (SP) – Dua orang kelompok sipil bersenjata tertembak di Kabupaten Lani Jaya dimana satu diantaranya meninggal dunia dan satu mengalami luka tembak saat terjadi kontak tembak antara gabungan TNI/Polri dengan kelompok sipil bersenjata, Rabu (17/9/2014) siang disekitar Bandara Pirime, Kabupaten Lani Jaya. Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Christian Zebua, ketika di konfirmasi terkait kejadian tersebut […]



from WordPress http://ift.tt/1unZZmR

via IFTTT

Saturday, 2 August 2014

Enden Wanimbo: Tidak Satupun Pasukan Saya Terluka

Terkait pemberitaan media NKRI bahwa pasukan gabungan TPN/Polri menembak mati 5 anggota OPM kemarin (1 Agustus 2014) PMNews melakukan hubungan langsung dengan Komandan pasukan Tentara Revolusi West Papua yang melakukan penyerangan yang menewaskan pasukan Polri pada 28 Juli 2014. Ditanya kenapa situasi yang aman di Lanny Jaya menjadi tidak aman lagi gara-gara penembakan yang dilakukan […]



from WordPress http://ift.tt/1pMBZ9s

via IFTTT

Baku Tembak dengan TNI di Lanny Jaya, 3 Orang Kelompok Bersenjata Tewas

K. Yudha Wirakusuma - 01 Agustus 2014 15:20 wib Metrotvnews.com, Jakarta: Saat melakukan patroli di Lanny Jaya, Papua anggota personil Tentara nasional Indonesia (TNI), terlibat baku tembak dengan sejumlah kelompok bersenjata. Dalam peristiwa tersebut tiga orang kelompok bersenjata tewas. "Memang ada tiga orang kelompok bersenjata yang tewas," kata Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya, saat berbincang […]



from WordPress http://ift.tt/1pMC1hw

via IFTTT

Wednesday, 30 July 2014

8 Polisi Ditembak Kelompok Bersenjata Di Papua

Bisnis.com [ Selasa, 29 Juli 2014, 04:16 WIB], LANNY JAYA, Papua - Delapan anggota Polres Lanny Jaya ditembak oleh kelompok bersenjata dalam baku tembak yang terjadi di Kabupaten Lanny Jaya, Papua, kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny F Sompie. "Pada 28 Juli 2014 sekitar pukul 12.10 WIB telah terjadi penembakan di daerah Indawa […]



from WordPress http://ift.tt/1nTdzzt

via IFTTT

Thursday, 12 June 2014

Ada Senjata Buatan China di Tingginambut?

SINYALEMEN kepolisian bahwa selama ini TPN/OPM di kawasan pegunungan khususnya di Puncak Jaya dan sekitarnya mempersenjatai diri mereka selain dengan senjata hasil rampasan dari anggota TNI/Polri, juga di duga ada pasokan senjata ilegal yang di selundupkan dari Filipina melalui jalur laut kembali di sampaikan oleh Kodam XVII/Cenderawasih. Kapendam XVII Cenderawasih, Letkol (Inf) Rikars Hidayatullah melalui […]



from WordPress http://ift.tt/1qxufKB

via IFTTT

Wednesday, 4 June 2014

Saya Bertanggungjawab atas Kontak Senjata di Perbatasan West Papua – PNG Tadi Siang

Mendengar pemberitaan terkait terjadinya kontak senjata antara Tentara Revolusi West Papua (TRWP) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di pintu perbatasan West Papua - Papua New Guinea, yang terjadi pada hari ini (Selasa,03/06/14) jam 13:15 WP, Papua Merdeka News (PMNews) mencoba untuk memastikan kebenaran terkait pemberitaan media dengan mewawancarai Gen. TRWP Mathias Wenda via seluler. Ketika […]



from WordPress http://ift.tt/1uerD6C

via IFTTT

Tuesday, 3 June 2014

Prajurit TNI tertembak di perbatasan Papua-Papua Nugini

Reporter : Hery H Winarno - Merdeka.com - Seorang prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 623/Bhakti Wira Utama tertembak di wilayah perbatasan Skouw (Papua, Republik Indonesia) dan Wutung (Papua Nugini). Peristiwa itu terjadi dalam kontak senjata dengan kelompok sipil bersenjata.

Latgab TNI 2014. ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman
Belum diketahui identitas prajurit TNI yang tertembak dan bagaimana kondisi terakhir korban tersebut. Kontak senjata itu pecah saat pagar perbatasan itu akan dibuka kembali untuk umum. Perbatasan Skouw-Wutung ditutup sejak 5 April lalu menyusul kasus penembakan dari kelompok sipil bersenjata yang melukai petugas kepolisian.

Konsul RI di Vanimo, Papua Nugini, Jahar Gultom, dalam keterangannya di Jakarta pada Senin (12/5) menyatakan bahwa pemerintah Indonesia dan Papua Nugini sepakat membuka kembali daerah perbatasan Skouw-Wutung yang sempat ditutup bagi para pelintas batas menyusul terjadinya penyerangan kelompok sipil bersenjata di Skouw, Papua.

Kesepakatan untuk membuka kembali pagar perbatasan Skouw-Wutung yang menjadi kepentingan warga kedua negara baik secara ekonomi maupun sosial dan budaya itu dicapai pada pertemuan bilateral yang berlangsung di Bali pada 8-9 Mei lalu.

"Dalam kondisi normal, pintu perbatasan dibuka tiga kali seminggu, yakni pada Selasa, Kamis dan Sabtu. Jumlah warga yang memasuki wilayah kita dari Papua Nugini bisa mencapai ratusan orang," kata Gultom seperti dikutip dari Antara, Selasa (3/6).

Para prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 623/Bhakti Wira Utama yang berada di bawah komando Korem 101/Antasari, Kodam VI/Tanjungpura, dan berkedudukan di Banjarmasin, Kalsel, sejak beberapa waktu terakhir ini dikerahkan untuk membantu menjaga keamanan di perbatasan RI-Papua Nugini. [hhw]

Saturday, 26 April 2014

Kontak Tembak di Puncah Jaya, Dua Prajurit TNI Terluka

Jayapura, 25/4 (Jubi) – Kontak tembak kembali terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, tepatnya di Gurage, Distrik Mulia, mengakibatkan dua orang anggota Yonif Batalyon 751 Raider terkena tembakan. Dari data yang dihimpun media ini, Jumat (25/4) siang tadi, kontak tembak terjadi sekitar pukul 13.40 WIT antara TNI dan kelompok bersenjata. Dua anggota TNI terluka dalam insiden […]



from WordPress http://ift.tt/1nvgnlm

via IFTTT

Friday, 18 April 2014

Mathias Wenda Diduga Dalangi Aksi Penembakan Papua

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Kepolisian daerah Papua menduga kreator serangkaian aksi penembakan di Skouw-Wutung perbatasan RI-PNG, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura beberapa waktu belakangan ini dilakukan oleh Mathias Wenda dan kawan-kawan.

"Kita perkirakan penembakan itu dari kelompok Mathias Wenda. Jadi kelompok Mathias Wenda kita klarifikasikan sebagai KKB yang selama ini meresahkan masyarakat perbatasan," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Sulitsyo Pudjo kepada pers di Jayapura, Kamis.

Menurut dia, penyebab ditutupnya pos lintas batas RI-PNG juga karena imbas dari aksi penembakan KKB Mathias Wenda. "Dan yang menjadi penyebab salah satunya ditutupnya pos lintas batas di Skouw-Wutung, karena mereka (KKB Mathias Wenda,red) mengganggu upaya-upaya kemajuan kegiatan perekonomian masyarakat PNG dan Indonesia di pos lintas batas," katanya.

Kepolisian, kata Kombes Pol Sulistyo tetap melakukan pengejaran terhadap KKB Mathias Wenda. "Polisi akan terus mengejar. Kelompok ini pasti akan terus mengganggu, kita cari formula-formula yang tepat bagaimana menyelesaikan masalah ini," katanya.

Ketika disinggung apakah penembakan Kamis pagi sekitar pukul 05.30 Wit ke pos keamanan di batas RI-PNG oleh KKB Mathias Wenda memakan korban, Kabid Humas sampaikan tidak ada. "Korban jiwa tadi pagi tidak ada. Tetapi penembakan yang kemarin, korban penembakan yang menimpa saudara Herry, hari ini pada 12.00 Wit telah dipanggil Yang Maha Kuasa (meninggal,red), karena disebabkan luka yang cukup parah dan menembus tulang pangkal lengan kanan," katanya.

"Kemungkinan besar yang bersangkutan (Herry,red) alami shock, dalam arti kondisi fisiknya tidak mampu menahan sakit dan kehilangan darah yang cukup banyak. Kita juga coba tranfusi darah yang cukup banyak tapi Tuhan berkehendak untuk memanggil yang bersangkutan. Semoga amal bhakti saudara Herry diterima di sisiNya," lanjutnya.

Dan tindakan kepolisian, kata Kombes Pol Sulistyo, akan terus mencari tahu siapa yang bertanggung jawab dalam melakukan penembakan itu. "Tentu saja ini tindakan kriminal, kita akan cari siapa yang bertanggungjawab atas tindakan itu, yang tertinggi adalah Mathias Wenda. Dan kami cari siapa operator di lapangan, yang kita upayakan untuk identifikasi pelaku ini," tutupnya.

Wednesday, 16 April 2014

Saya Bertanggungjawab atas Baku Tembak di Perbatasan West Papua – PNG

Mendengar peristiwa yang ramai disiarkan di Tanah Papua belakangan ini tentang peristiwa baku tembak dan pengibaran Bendera Negara West Papua Sang Bintang Kejora di Kantor Perbatasan West Papua - PNG menggantikan Bendera Kolonial NKRI Sang Merah-Putih, maka PMNews menyempatkan diri menelepon langsung ke Gen. TRWP Mathias Wenda untuk meminta penjelasan apakah penyebutan namanya dan pasukannya […]



from WordPress http://ift.tt/1l5KyLN

via IFTTT

Menlu RI – PNG Diharapkan Jalin Koordinasi Pasca Insiden Perbatasan

Jayapura, 6/4 (Jubi) – Pasca insiden di perbatasan wilayah RI dan PNG, Sabtu (5/4) kemarin. Panglima Kodam (Pangdam) XVII Cenderawasih, Mayor Jendral (TNI) Christian Zebua berharap ada komunikasi antara Menteri Luar Negeri Indonesia dan Negara PNG. “Saya sarankan kepada menteri pertahanan agar kementerian luar negeri mengadakan pembicaraan dengan pihak PNG. Seperti apa penyelesaian masalah-masalah warga […]



from WordPress http://ift.tt/1l5KyLI

via IFTTT

Monday, 7 April 2014

KSAD Soal Penembakan di Perbatasan Papua: Boleh Balas Tapi Tak Boleh Kejar

KSAD Jenderal Budiman (Foto: Elza Astari Retaduari/detikcom)
Jakarta - Kelompok orang tak dikenal (OTK) bersenjata di Wutung, perbatasan RI dan Papua Nugini, terlibat baku tembak dengan TNI-Polri. KSAD Jenderal Budiman mengatakan bahwa personel TNI nanti boleh menembak untuk membela diri namun tak boleh dikejar.

"Tembakan hanya boleh wilayah kita. Balas tembakan masih boleh, karena sifatnya pembelaan diri tapi tidak boleh dikejar," kata Jenderal Budiman saat ditanya tentang penembakan di perbatasan Papua dan Papua Nugini.

Hal itu dikatakan dia di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (7/4/2014). Menurut KSAD, saat ini potensi keributan di perbatasan dari Papua dan perbatasan lainnya diawasi dengan ketat

"Kalau mereka masuk kemudian dia bersenjata lalu kita kejar, nggak masalah. Kemarin Pangdam meminta Panglima TNI untuk berkoordinasi, karena kemarin dia tembak di luar perbatasan, kita nggak bisa masuk ke wilayah itu," 
imbuh KSAD.

Sedangkan untuk kasus penembakan di perbatasan RI di Wutung pada Sabtu (5/4/2014) lalu, KSAD mengatakan Indonesia juga memakai jalur diplomatik.

"Pencarian pelaku masih kita komunikasikan secara diplomatik. Kita minta Panglima TNI untuk koordinasi dengan Kemenlu untuk masalah ini," tandas dia.

Kerusuhan di perbatasan Papua di Wutung dengan Papua Nugini terjadi di titik nol batas Tugu Perbatasan. Aksi tersebut terjadi pada pukul 06.00 WIT oleh sekitar 30 orang kelompok Mathias Wenda dari Organisasi Papua Merdeka (OPM). OPM melakukan aksi penembakan, pembakaran ban bekas hingga penurunan bendera Merah Putih dan pengibaran bendera bintang kejora.

Saat itu beberapa orang wartawan dari Jayapura akan melakukan perjalanan ke Vanimo (ibu kota Provinsi Sandoun, PNG) untuk meliput pelaksanaan Pemilu RI di negara tetangga tersebut.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol ARH Rikas Hidayatullah kepada detikcom, Sabtu (5/4/2014), membenarkan terjadinya aksi tersebut yang disebutnya merupakan provokasi.

"Kelompok GSP/B OPM berumlah 30 orang menurunkan Bendera Merah Putih di Pos Sekow Lintas Batas RI-PNG, kemudian mereka menaikkan bendera bintang kejora, membakar papan reklame," kata Rikas.

Kemudian pada pukul 09.30 WIT terjadi penembakan ke arah mercusuar atau tower perbatasan yang mengenai kaca tower tersebut. "Serpihan kaca melukai Serma Tugino, anggota unit intel Kodim 1701/JYP di bagian kepala, Kapolres kena serpihan kaca, anggota polisi tertembak di kaki," ungkap dia.

Sedangkan untuk penamanan Pemilu 2014 di Papua, TNI akan melakukan penjagaan 50 meter dari Tempat Pemungutan Suara (TPS). "Untuk pengamanan kepolisian dan petugasnya, kita berjarak 50 meter dari tempat itu (TPS), harus pada posisi perkiraan timbul kerusuhan dan konflik," tuturnya.

Source: https://news.detik.com/