Papua Merdeka News

Papua, Irian Jaya, Western New Guinea News Feeder

Telp:+675-78213007 (WA)
Email: tofreemalensia@gmail.com
Mail. Mail: 635 Vision City, NCD, POM,Papua New Guinea
Showing posts with label baku tembak. Show all posts
Showing posts with label baku tembak. Show all posts

Thursday, 6 May 2021

Laporan Resmi TPNPB OPM NEWS: Baku Tembak di Ndugama 3 Pasukan TNI Tewas

Hari ini telah terjadi Kontak Senjata antara Pasukan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Darakma di bawa Pimpinan  Komadan Batalion Mugi Danyon Nereminus Gwijangge   di Distrik Mugi Kabupaten Nduga Papua

Dalam laporan ini  Panglima kodap III Ndugama Darakma Brigadir Jenderal EGIANUS KOGEYA mengatakan bahwa kejadian itu benar sekitar pukul 11.00 Waktu setempat lokal Ndugama. Pasukan saya serang pos Distrik Mugi dan 3 orang Pasukan TNI-Polri tertembak jatu dengan ukuran pas dan yang lain tertembak dengan peluru nyasar kami belum ketahui tutur Panglima kodap III Ndugama Darakma.

Hal tersebut di laporkan langsung dari Lapangan tempat kejadian Peristiwa .

Sementara dalam kontak senjata tersebut pihak TPNPB -OPM belum ada yang korban 

Menurut Panglima Kodap III Ndugama Darakma Brigadir Jenderal EGIANUS KOGEYA mengatakan bahwa belakangan ini banyak informasi beredar bahwa  Pemerintah Indonesia melalui badan Penanggulangan terorisme dan Presiden Jokowi melabelkan Organisasi Papua Merdeka TPNPB-OPM  di sahkan dalam undang- undang Teroris namun itu karena Banyak Mujizat Tuhan Allah terjadi di Tanah Papua dalam hal banyak Pasukan TNI-Polri dengan berbagai kesatuan dengan kekuatan militer canggih melengkapi dengan kekuatan senjata otomatis namun Tuhan Allah pencipta alam semesta Papua sudah mengalahkan jika Saya sebagai Panglima kodap III Ndugama Darakma siap bertanggung jawab atas Penembakan terhadap 3 anggota TNI polri di Distrik Mugi Tanggal 3 Mei itu.

Dan Saya dan Pasukan saya 13 Batalion 3 Wilaya Kowip tetap melawan Pasukan TNI-Polri yang baru kirim dengan berbagai nama kesatuan .

Demikian laporan Panglima Komando daerah Per Tahanan Kodap III Ndugama Darakma.

Ndugama Darakma 5 Mey 2021

Penanggung jawab Komando Lapangan Komadan Batalion Mugi.

Danyon Nereminus  Gwijangge

==================

Komadan Batalion Mugi.

Mengetahui Panglima kodap III Ndugama Darakma.

Brigadir Jenderal EGIANUS KOGEYA

===============

Mengetahui Panglima Komando Nasional KOMNAS TPNPB -OPM

Gen Goliat Tabuni

================

Panglima  umum

Mengetahui Komandan Opera umum setanah Papua.

Mayor Jenderal   Lekagak Telenggen

=================

Komandan Operasi umum se Tanah Papua.

Tim editor Awak Media

The TPNPB-OPM News





Wednesday, 20 January 2021

Baku tembak di jembatan WABUGO Intan Jaya Satu Anggota TNI Tertembak Di Tempat

 The .TPNPB NEWS:


INTAN JAYA, hari Senin tanggal19 Januari 2021, pukul 3:15.
Kembali terjadi baku tembak antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di jembatan WABUGO kabupaten intan jaya.
Dalam kontak senjata ini pihak TPNPB tembak mati satu anggota TNI di tempat dan beberapa anggota luka-luka dan satu kendaraan milik TNI ancur total.Sementara pihak TPNPB tidak ada korban maupun luka-luka.
Komandan lapangan Lewis Kogeya melaporkan via telepon selulernya bahwa kepada awak mendia The TPNPB News.
Kami baku kontak dengan TNI di jembatan WABUGO Kata kogeya saya bersama pasukan saya baku tembak dengan TNI dan menewaskan satu anggota TNI di tempat.
Laporan langsung dari komandan lapangan Lewis. Kogeya kepada awak media TPNPBNEWS
Lewis. Kogeya adalah pasukan khusus kodap III Ndugama di bawah pimpinan jenderal Egianus. Kogeya.
Di keluarkan markas 19 January 2021.
Penangung jawab
Lewis kogoya
_______________________________
Panglima Kodap III Ndugama Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat.
Brijend. Egianus Kogoya
_______________________________
Panglima TINGGI Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat.
Jend. Goliat Tabuni
_______________________
Laporan awak media The TPNPB NEWS

Sunday, 29 November 2020

𝐓𝐢𝐠𝐚 𝐀𝐧𝐠𝐠𝐨𝐭𝐚 𝐓𝐍𝐈 𝐓𝐞𝐫𝐭𝐞𝐦𝐛𝐚𝐤 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐨𝐧𝐭𝐚𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐛𝐚𝐤 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐓𝐏𝐍-𝐏𝐁 𝐎𝐏𝐌.


Pasukan TNI yang sedang melaksanakan kegiatan pengamanan wilayah mendapat serangan dari TPN-PB OPM, Kamis (26/11), di sekitar Kampung Kendibam, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kapen Kogawilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa, menerangkan bahwa tim gabungan TNI telah diserang TPN-PB pimpinan Egianus Kogoya saat sedang berpatroli.

“Kontak senjata pada hari ini terjadi sekitar pukul 15.15 di sekitar Kampung Kendibam, Distrik Kenyam,” kata IGN Suriastawa.

Pasukan TNI yang terlibat kontak senjata dengan TPN-PB tersebut merupakan pasukan gabungan dari Yonif R 700/WYC yang bertugas rutin mengamankan wilayah Nduga dari gangguan TPN-PB.

Kontak tembak terjadi kurang lebih selama 30 menit. Bahkan sampai sore tadi TNI masih tetap melakukan pengejaran terhadap kelompok TPN-PB. 

Dari kontak tembak itu, terdapat tiga prajurit TNI yang mengalami luka-luka akibat terkena tembakan.

Kemudian ketiganya mendapatkan perawatan di lapangan, selanjutnya di evakuasi sore harinya dari Nduga ke Mimika menggunakan helikopter Caracal milik TNI AU.

Seluruh korban langsung dibawa dan dirawat di RSUD Mimika.

Prajurit TNI yang menjadi korban saat penyerangan TPN-PB sehingga terjadi kontak tembak adalah Serda Abriadi, mengalami luka tembak pada bagian paha kanan.

Selanjutnya Kopda Subair Purnomo, mengalami luka tembak pada bagian pergelangan tangan kanan dan paha kanan, dan Prada Fajar Rosadi, mengalami luka tembak pada bagian leher sebelah kanan.


Source: Facebook


Tuesday, 10 March 2020

Polisi dan TNI masih cari pelaku penembakan di Distrik Jila

Jayapura, Jubi – Sejumlah pelaku penembakan di Distrik Jila, Kabupaten Mimika hingga kini masih diburu oleh pasukan gabungan TNI dan Polri. Aksi penembakan tersebut mengakibatkan salah seorang anggota Koramil, Sertu La Ongge, tewas.

Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Herman Asaribab mengatakan, akan ada langkah-langkah hukum yang dilakukan pihaknya bersama dengan Polda Papua terkait kejadian ini.

“Tidak ada kompromi bagi para pelaku yang dinyatakan melanggar hukum. Kami akan melakukan pencegahan dan penindakan terhadap mereka yang ingin mengacaukan keadaan di sini. Hal ini dilakukan agar tidak terulang lagi di kemudian hari,” kata Asaribab, Senin (9/3/2020)

Kata dia, semua komponen di Papua menginginkan Papua tetap damai dan tidak ada gangguan keamanan yang dilakukan oleh Kelompok Bersenjata.

“Semua (masyarakat) ingin hidup tentram tak terkecuali saudara-saudara kita di Mimika. Untuk itu, kami akan berupaya bersama Polri memberikan rasa aman kepada masyarakat, dan untuk mereka (kelompok bersenjata) akan kami kejar dan tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara, Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw mengatakan,  Kota Timika secara keseluruhan sudah bisa dikendalikan oleh aparat keamanan.

“Pagi tadi saat kami meninggalkan Timika kondisi masih aman namun belum kondusif sepenuhnya karena kami masih mendengar suara tembakan dari arah gunung,” kata Waterpauw.

Menurutnya, walaupun masih terdengar bunyi tembakan, anggota TNI/Polri masih bisa menyuplai bahan makanan ke anggota atau satuan tugas yang ada di Banti 1 dan Banti 2.

“Sebelumnya jalan penghubung kota Timika ke daerah Banti 1 dan Banti 2 dirusak oleh Kelompok Bersenjata sehingga menghadang anggota yang ingin ke daerah tersebut, namun saat ini sudah bisa dilalui dan aparat di wilayah tersebut sudah bersiaga untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang tidak kita inginkan bersama,” ujarnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Berikut Kronologis Kejadian Meninggalnya Sertu La Ongge Anggota Kodim 1711 Mimika

Sertu La Ongge. (Foto: medan.tribunnews.com)
PAPUA, JAGAPAPUA.COM – Pasca kontak tembak yang dilakukan oleh kelompok KKSB terhadap Anggota TNI di Pos Jila, Senin (9/03/2020), Sertu La Ongge, anggota kodim 1711 Mimika dikabarkan meninggal dunia pada pagi.

Berikut kronologis kejadiannya;

a. Sekitar Pukul 05.00 WIT sesuai protap, personel pos Jila Yonif 754/ENK akan melaksanakan persiapan siaga fajar di kedudukan Box stelling. Tiba – tiba terdengar suara tembakan dari arah ketinggian belakang pos sebanyak 5 kali tembakan.

b. Setelah mendengar suara tembakan, anggota Pos Yonif 754 Dpp Danpos, Letda Inf Aziz masuk ke kedudukan boxteling dan membalas tembakan ke arah ketinggian belakang Pos Yon 754 dan Pos Ramil Jila. Akan tetapi balasan tembakan dari KKSB ada dari arah depan dan samping kanan Pos Yonif 754/ENK dan anggota pos membalas tembakan tersebut.

c . Pada Pukul 05.45 WIT Kontak tembak berhenti, seteleh itu 3 orang anggota pos ramil lari menuju Pos 754 dengan membawa Sertu La Ongge yang mengalami luka dibagian pelipis kanan dan tembus telinga kiri, dibantu oleh masyarakat Jila. Sertu La Ongge diperkirakan terkena tembakan pada saat penyerangan kelompok KKSB dari arah kanan pos Ramil kodim 1710/Mimika.

d. Personil Pos Jila Yonif 754/ENK kemudian melakukan pertolongan pertama kepada Sertu La Ongge, dengan memasang infus dan perban untuk menghentikan pendarahan terhadap sertu La Ongge.

e. Pada pukul 05. 49 WIT Letda Inf Asis menghubungi Pasi Ops Yonif 754/ENK a.n Lettu Inf Andra untuk melaporkan perihal Kontak Tembak antara pos Jila dengan pok KKSB, kemudian pasi Ops memerintahkan agar standby dan tetap waspada, sambil menunggu tim evakuasi dan perbantuan dari Timika.

f. Pada pukul 05.55 WIT Lettu Inf Andra melaporkan perihal tersebut kepada Danyonif 754/ENK.

Saat ini Sertu La ongge anggota Pos Ramil Jila sudah di evakuasi dari Timika, sementara Personel Pos Yonif 754/ENK melaksanakan siaga dan stanbay di pos mengantisipasi serangan susulan. Masyarakat Distrik Jila saat ini merapat ke Pos 754/ENK dan berlindung di Pos 754/ENK.*