Papua Merdeka News

Papua, Irian Jaya, Western New Guinea News Feeder

Telp:+675-78213007 (WA)
Email: tofreemalensia@gmail.com
Mail. Mail: 635 Vision City, NCD, POM,Papua New Guinea
Showing posts with label gelagat Papindo. Show all posts
Showing posts with label gelagat Papindo. Show all posts

Monday, 22 August 2016

Legislator: Stop Jual Rakyat Dengan Stigma OPM untuk Jabatan

Jayapura, Jubi – Legislator Papua, Deerd Tabuni mengingatkan para pihak yang ada di wilayah pegunungan tengah Papua, khususnya Puncak Jaya tak melakukan berbagai manuver untuk kepentingan jabatan, termasuk mengklaim berhasil membuat para anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah itu turun gunung. Ia mengatakan, jangan menjual rakyat demi kepentingan jabatan dan materi. Aparat kemanan juga […]

from WordPress http://ift.tt/2bWz6J8
via IFTTT

Tuesday, 12 July 2016

Argumen NKRI: Ide Papua Merdeka Sudah Tidak Relevan Lagi

Kalau sudah tidak relevan lagi, maka apa yang tetap relevan "NKRI Harga Mati?" Sangat tendensius, rasis dan fascis? Mengapa Melayu-Indonesia boleh merdeka tetapi Melanesia-Papua sudah tidak relevan lagi bicara Papua Merdeka? Sangat ketinggalan zaman dalam konsep berpikir, karena kemerdekaan ialah hak segala bangsa, seperti ditulis sendiri oleh NKRI di dalam UUD 1945 mereka. Buktinya Inggris […]

from WordPress http://ift.tt/2a2GnCb
via IFTTT

Friday, 1 July 2016

Tokoh Papua Ingatkan Pemerintah Soal Pertemuan Solomon

Rabu, 29 Juni 2016, 15:58 WIB REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Koordinator Gerakan Papua Optimis, Jimmy Demianus Ijie menyatakan pemerintah seharusnya tidak meremehkan pertemuan mengenai masalah Papua di Kepulauan Solomon pada 14-16 Juli 2016. "Jangan meremehkan gerakan semacam itu. Ini ancaman serius," katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (29/6). Pemerintah semestinya mengambil sejumlah langkah nyata dan strategis […]

from WordPress http://ift.tt/2994sqU
via IFTTT

Sunday, 19 June 2016

BTM Pakai Isu ‘NKRI Harga Mati’ Untuk Menutupi Kasus Korupsi, Royalti Miras dan Selingkuh

Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano akhir-akhir ini menjadi sorotan masyarakat karena dia secara teratur tampil di berbagai media massa lokal dan nasional sebagai figur yang mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengusung slogan ‘NKRI Harga Mati’. Sosok yang juga dikenal dengan nama BTM ini beberapa waktu terakhir tampil membela NKRI dengan membentuk Barisan Rakyat Pembela […]

from WordPress http://ift.tt/24Yo0SS
via IFTTT

Wednesday, 15 June 2016

Sekda Papua: Ada Relevansi RUU Penilai dengan RUU Otsus Plus

ABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen mengatakan, pemerintah Provinsi Papua menyatakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penilai dinilai relevan dengan didorongnya RUU Otonomi Khusus (Otsus) Plus. “Relevansi ini tergambar pada penyelenggaraan pemerintahan yang fokus pada kekhususan,” kata Hery kepada sejumlah wartawan, usai bertemu tim Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di […]

from WordPress http://ift.tt/1PscCrg
via IFTTT

DPR Papua Tolak Tim Penanganan Pelanggaran HAM Bentukan Pemerintah

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengatakan, DPR Papua menolak tim terpadu penanganan dugaan pelanggaran HAM Papua bentukan pemerintah yang di dalamnya terdapat berbagai elemen adat, masyarakat, agama, bahkan aktivis HAM lainnya. Menurut Yunus, sampai saat ini masih ada 16 kasus pelanggaran HAM yang dibahas di dalam tim itu. Tetapi dengan adanya […]

from WordPress http://ift.tt/1Q1CZcY
via IFTTT

Wednesday, 7 October 2015

Staf Khusus Presiden Blusukan ke Lapas Biak

Biak, Jubi/Antara – Staf khusus Presiden Joko Widodo, Lenis Kogoya, blusukan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa 96/10/2015). Kunjungan blusukan staf Presiden ke Lapas Biak diterima Kalapas, Danang Agus Triyanto, dan melakukan pertemuan dengan narapidana kasus makar ‘Bintang Kejora” Oktovianus Warnares dan Agustinus Sawias. Lenis Kogoya mengakui kunjungan ke Lapas Biak […]

from WordPress http://ift.tt/1Z92bQp
via IFTTT

Saturday, 23 May 2015

Kecewa dengan Gubernur dan DPRP

JAYAPURA - Menyusul adanya Surat Menteri Dalam Negeri RI No “161.97.2104/SJ tertanggal 27 April 2015 perihal penetapan Perdasus No 6 Tahun 2014 yang ditujukan kepada Gubernur Papua, dengan memerintahkan kepada Gubernur Papua sebagai wakil Pemerintah Pusat untuk mempertimbangkan kembali substansi materi Perdasus No 6 Tahun 2014 tentang keanggota DPRP melalui pengangkatan periode 2014-2019, ditanggapi Ketua […]

from WordPress http://ift.tt/1EoAzZe
via IFTTT

Wednesday, 18 March 2015

Diplomat Indonesia : Masalah Papua Jadi Sorotan Internasional

Jayapura, Jubi – Salah satu Mantan Diplomat Luar Negeri, Fredik Kambu mengungkapkan bahwa Indonesia banyak disoroti negara – negara di dunia atas tindakan pelanggaran HAM yang terus terjadi di Tanah Papua. Lelaki yang pernah bertugas di Dubes Brasil dan Belanda ini mengatakan berbagai tindakan aparat bersenjata yang menghilangkan nyawa khususnya di Papua sering menjadi pemberitaan […]



from WordPress http://ift.tt/1H01Hoj

via IFTTT

Saturday, 31 January 2015

DPD RI Masukkan RUU Otsus Plus ke Prolegnas

Anggota Komite I DPD RI Ahmat Subadri memberikan cindera mata kepada Sekda Papua TEA. Hery Dosinaen, S.Ip.JAYAPURA—Rancangan Undang-Undang Pemerintahan Otonomi Khusu Bagi Provinsi di Tanah Papua atau yang sering disebut RUU Otsus Plus terus mendapat dukungan, belakangan diketahui jika Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) telah memasukkan rancangan peraturan tersebut ke dalam Program Legislasi […]



from WordPress http://ift.tt/1tKnnzC

via IFTTT

Wednesday, 5 November 2014

Gubernur: Ancaman Purom Wenda Tak Perlu Ditanggapi

Lukas Enembe S.IP., M.H.JAYAPURA – Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, S.IP., M.H., berharap untuk tidak perlu menanggapi adanya ancaman dari kelompok Purom Wenda yang akan melakukan penembakan terhadap warga, jika anak buahnya Rambo Wonda dan kawan-kawan tidak dilepas oleh pihak Kepolisian. “Ini baru ancaman, tidak perlu ditanggapi dan saya harap agar Purom Wenda dan kelompok […]



from WordPress http://ift.tt/1Af7lQI

via IFTTT

Sunday, 5 October 2014

Otsus Plus Bukan Ciptakan Papua ‘M’

Yunus WondaJAYAPURA – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) memuji, perjuangan Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Papua, Kelemen Tinal dalam memperjuangkan Undang-undang Otsus Plus. Orang nomor satu dan nomor dua di Papua ini telah memberikan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat Papua. ”Saya yakin bahwa Pak Lukas Enembe dan Wakil Gubernur […]



from WordPress http://ift.tt/1xS3Aia

via IFTTT

Saturday, 27 September 2014

InjuryTime yang Mendebarkan

.JAYAPURA – Koordinator Tim Asistensi Daerah RUU Otsus bagi Provinsi di Tanah Papua, Yunus Wonda, S.H., menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada keputusan apapun tentang penundaan pembahasan RUU Otsus Plus yang masih terus dibahas di Badan Legislatif (Baleg) DPR RI. Kepastian ini nantinya akan diketahui pada akhir bulan ini, apakah disahkan ataukah ditunda untuk […]



from WordPress http://ift.tt/1v9X7MU

via IFTTT

Sunday, 14 July 2013

“Kalau Ada yang Bicara Merdeka, Saya Paling Tak Setuju”

Minggu, 14 Juli 2013 15:47, BintangPapua.com
http://bintangpapua.com/index.php/lain-lain/k2-information/halaman-utama/item/6656-%E2%80%9Ckalau-ada-yang-bicara-merdeka-saya-paling-tak-setuju%E2%80%9D

Gubernur Saat Melantik 4 Anggota MRP PAW

JAYAPURA - Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe, SIP, MH mengatakan,  jika ada yang berbicara tentang merdeka, maka dirinya paling tidak setuju,  karena  akibat dari hal itu menyebabkan rakyat menjadi korban, sementara  rakyat masih tertinggal,  rakyat di gunung-gunung dan pulau-pulau tidak memiliki rumah dan lain sebagainya.   Untuk itu, yang harus dibicarakan adalah berbicara kesejahteraan, karena orang Papua harus dibangun dan terus ditingkatkan kemandirian dan kesejahteraan hidup mereka di segala aspek kehidupan.

“Kami berkomitmen untuk itu, harapan saya Tuhan memberikan hikmat dan akal budi bagi kita semua. Saya ajak rakyat Papua untuk bersatu untuk kembali membangun Papua, itu lebih penting dari pada kita berjuang dengan tidak bersatu dan tidak damai,” ungkapnya saat  Pelantikan Anggota MRP PAW di Gedung Negara, Jumat, (12/7).

Ditambahkan,  “Saya bilang ke anggota DPR RI bahwa mereka yang berseberangan dengan kita dan yang tinggal di hutan, saya siap berkomunikas dengan mereka. Tapi kalau mereka yang berseberangan dengan berpakaian berdasih, itu yang saya tidak mampu,” sambungnya.
 Sebagaimana diketahui kemarin, sebanyak 4 anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) di lantik oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe,SIP, MH. Keempat anggota MRP tersebut adalah hasil dari pergantiaan antar waktu (MRP) yang meninggal dan yang mengundurkan diri dari jabatannya.
   Mereka  yang dilantik diantaranya, Salomina Yaboisembut, S.Ag mengantikan Agus Olua. Maria Christina Ireeuw menggantikan Hana Hikoyabi. Maria Kambirok menggantikan Maria Magdalena Kaise. Dan Imanuel Geningga, B.Th, menggantikan Pdt. Yosias Gire.

  Gubernur Papua, Lukas Enembe,SIP, MH, mengatakan, kedepannnya MRP akan diberikan kewenangan juga untuk mengatur, mengurus dan menata pelaksanaan kegiatan pembangunan di masyarakat sebagaimana amanat UU No 21 Tahun 2001 yang dipergunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Papua.

  “UU Otsus ada yang sudah laksanakan, tapi ada juga yang belum bisa kita laksanakan. Oleh sebab itu sejak saya dan Klemen Tinal dilantik bersama DPRP dan MRP bertemu dengan Presiden SBY untuk rekonstruksi UU No 21 Tahun 2001,” jelasnya.