Papua Merdeka News

Papua, Irian Jaya, Western New Guinea News Feeder

Telp:+675-78213007 (WA)
Email: tofreemalensia@gmail.com
Mail. Mail: 635 Vision City, NCD, POM,Papua New Guinea
Showing posts with label gelagat Papindo. Show all posts
Showing posts with label gelagat Papindo. Show all posts

Sunday, 5 October 2014

Otsus Plus Bukan Ciptakan Papua ‘M’

Yunus WondaJAYAPURA – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) memuji, perjuangan Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Papua, Kelemen Tinal dalam memperjuangkan Undang-undang Otsus Plus. Orang nomor satu dan nomor dua di Papua ini telah memberikan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat Papua. ”Saya yakin bahwa Pak Lukas Enembe dan Wakil Gubernur […]



from WordPress http://ift.tt/1xS3Aia

via IFTTT

Saturday, 27 September 2014

InjuryTime yang Mendebarkan

.JAYAPURA – Koordinator Tim Asistensi Daerah RUU Otsus bagi Provinsi di Tanah Papua, Yunus Wonda, S.H., menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada keputusan apapun tentang penundaan pembahasan RUU Otsus Plus yang masih terus dibahas di Badan Legislatif (Baleg) DPR RI. Kepastian ini nantinya akan diketahui pada akhir bulan ini, apakah disahkan ataukah ditunda untuk […]



from WordPress http://ift.tt/1v9X7MU

via IFTTT

Sunday, 14 July 2013

“Kalau Ada yang Bicara Merdeka, Saya Paling Tak Setuju”

Minggu, 14 Juli 2013 15:47, BintangPapua.com
http://bintangpapua.com/index.php/lain-lain/k2-information/halaman-utama/item/6656-%E2%80%9Ckalau-ada-yang-bicara-merdeka-saya-paling-tak-setuju%E2%80%9D

Gubernur Saat Melantik 4 Anggota MRP PAW

JAYAPURA - Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe, SIP, MH mengatakan,  jika ada yang berbicara tentang merdeka, maka dirinya paling tidak setuju,  karena  akibat dari hal itu menyebabkan rakyat menjadi korban, sementara  rakyat masih tertinggal,  rakyat di gunung-gunung dan pulau-pulau tidak memiliki rumah dan lain sebagainya.   Untuk itu, yang harus dibicarakan adalah berbicara kesejahteraan, karena orang Papua harus dibangun dan terus ditingkatkan kemandirian dan kesejahteraan hidup mereka di segala aspek kehidupan.

“Kami berkomitmen untuk itu, harapan saya Tuhan memberikan hikmat dan akal budi bagi kita semua. Saya ajak rakyat Papua untuk bersatu untuk kembali membangun Papua, itu lebih penting dari pada kita berjuang dengan tidak bersatu dan tidak damai,” ungkapnya saat  Pelantikan Anggota MRP PAW di Gedung Negara, Jumat, (12/7).

Ditambahkan,  “Saya bilang ke anggota DPR RI bahwa mereka yang berseberangan dengan kita dan yang tinggal di hutan, saya siap berkomunikas dengan mereka. Tapi kalau mereka yang berseberangan dengan berpakaian berdasih, itu yang saya tidak mampu,” sambungnya.
 Sebagaimana diketahui kemarin, sebanyak 4 anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) di lantik oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe,SIP, MH. Keempat anggota MRP tersebut adalah hasil dari pergantiaan antar waktu (MRP) yang meninggal dan yang mengundurkan diri dari jabatannya.
   Mereka  yang dilantik diantaranya, Salomina Yaboisembut, S.Ag mengantikan Agus Olua. Maria Christina Ireeuw menggantikan Hana Hikoyabi. Maria Kambirok menggantikan Maria Magdalena Kaise. Dan Imanuel Geningga, B.Th, menggantikan Pdt. Yosias Gire.

  Gubernur Papua, Lukas Enembe,SIP, MH, mengatakan, kedepannnya MRP akan diberikan kewenangan juga untuk mengatur, mengurus dan menata pelaksanaan kegiatan pembangunan di masyarakat sebagaimana amanat UU No 21 Tahun 2001 yang dipergunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Papua.

  “UU Otsus ada yang sudah laksanakan, tapi ada juga yang belum bisa kita laksanakan. Oleh sebab itu sejak saya dan Klemen Tinal dilantik bersama DPRP dan MRP bertemu dengan Presiden SBY untuk rekonstruksi UU No 21 Tahun 2001,” jelasnya.