Papua Merdeka News

Papua, Irian Jaya, Western New Guinea News Feeder

Telp:+675-78213007 (WA)
Email: tofreemalensia@gmail.com
Mail. Mail: 635 Vision City, NCD, POM,Papua New Guinea
Showing posts with label gerilya kota. Show all posts
Showing posts with label gerilya kota. Show all posts

Thursday, 15 April 2021

Tukang ojek tewas ditembak di Puncak, TPNPB mengaku bertanggung jawab

lustrasi penembakan - IST

Nabire, Jubi – Seorang tukang ojek bernama Udin tewas ditembak di Eromaga, Distrik Omikia, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (14/4/2021). Numbuk Telenggen, seorang anggota Tentara Nasional Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB dibawah Komando Lekagak Telenggen dan Militer Murib, mengaku bertanggungjawab atas penembakan itu.

Udin tewas tertembak di Kampung Eromaga pada Rabu sekitar pukul 13.10 WP. Diduga, penembakan terhadap Udin terjadi setelah ia mengantar penumpang. Udin tewas dengan luka tembakan di dada kanan seta pipi kiri.

Pelaku penembakan itu, Numbuk Telenggen mengklaim bahwa korban adalah aparat keamanan yang menyamar menjadi tukang ojek. Namun Telenggen tidak menjelaskan lebih lanjut apakah korban anggota TNI atau Polri.

“Tadi sekitar jam 13.10 siang bertempat di Kampung Eromaga, kami tembak mati anggota aparat keamanan yang menyamar sebagai pengojek,” kata Telenggen saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Rabu.

Telenggen menyatakan penembakan terhadap Udin merupakan perintah operasi TPNPB. “Kami anggota dari Komandan Operasi TPNPB Lekagak Telenggen dan Militer Murib yang melakukan penembakan terhadap pengojek,” katanya.

Telenggen menyatakan pihaknya memiliki data sejumlah aparat keamanan di wilayah Ilaga dan Beoga (Kabupaten Puncak), Hitadipa (Kabupaten Intan Jaya), Kabupaten Puncak Jaya, dan Kabupaten Lany Jaya yang menyamar menjadi tukang ojek. “Apabila mereka, TNI/Polri mencari alasan apapun, itu tidak benar. Pengojek di daerah yang saya sebutkan itu, hampir semua pengojek kami tahu siapa mereka,” katanya.

Kantor Berita Antara melansir pernyataan Kapolda Papua, Irjenpol Mathius Fakhiri yang membenarkan adanya peristiwa penembakan terhadap Udin, yang berprofesi sebagai tukang ojek di Kampung Eromaga. Menurutnya, penembakan itu telah dilaporkan warga dan aparat keamanan telah mengevakuasi jenazah korban.

Fakhiri menyatakan evaluasi jenazah korban berlangsung tanpa ada gangguan. Menurutnya, aparat TNI/Polri tengah bersiaga untuk mengantisipasi serangan TPNPB. (*)


Editor: Aryo Wisanggeni G

Monday, 2 March 2020

Usai Berondong Mobil Patroli, KKSB Tembaki Polsek Tembagapura Papua

Jabbar Ramdhani, Saiman - detikNews

Personel Brimob Polda Bengkulu yang di-BKO di Papua dikerahkan
ke Polsek Tembagapura untuk menghadapi KKSB. (Saiman/detikcom)
Timika - Kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) tidak berhenti berulah. Setelah menembaki mobil patroli, mereka menyerang Polsek Tembagapura di Mimika, Papua.

"Ya, semua siaga," kata Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto saat dihubungi detikcom, Senin (2/3/2020).

Penyerangan itu terjadi pada Senin siang tadi. Dia mengatakan tak ada korban terluka akibat serangan tersebut.

"Tidak ada, hanya tadi pagi saja terkena pecahan kaca saat berpatroli," ujar AKP Hermanto.

Kontak tembak sempat terjadi pada siang hari tadi antara KKSB dengan personel Polsek Tembagapura. Pasukan Brimob Polda Bengkulu yang jadi di bawah kendali operasi (BKO) ke Polres Mimika dikerahkan ke Polsek Tembagapura.

Pantauan detikcom, tampak pasukan Brimob Polda Bengkulu telah bergerak dari Mapolres Mimika menuju Tembagapura

Sebelumnya, mobil patroli Polsek Tembagapura ditembaki KKSB sekitar pukul 10.00 WIT tadi. Pelaku penembakan saat ini diburu polisi. Penembakan tersebut terjadi saat personel Polsek Tembagapura berpatroli di kawasan Kampung Utikini Lama, Distrik Tembagapura, Timika, Papua.

"Iya, benar mobil patroli kami ditembaki KKSB, tapi untuk pelaku sedang dilidik," kata Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata saat ditemui di Timika, Senin (2/3).

(jbr/idh)

Sunday, 2 October 2016

PNWP Sudah Sahkan UURWP, Sekarang Giliran ULMWP Menjalankan Perintah UURWP

Momentum dukungan Pasifik untuk kemerdekaan West Papua saat ini sudah tidak dapat ditahan lagi, yang menahannya akan terlempar keluar, karena kekuatan yang sedang bermain saat ini bukan hanya kekuatan manusia, tetapi kekuatan para pahlawan, keuatan nenek-moyang, kekuatan alam Papua, kekuatan anak-cucu kita, ya, semua kekuatan sedang "all out" untuk mendukung Papua Merdeka. Oleh karena itu, […]

from WordPress http://ift.tt/2cJzeLE
via IFTTT

Sunday, 28 August 2016

Merdeka Politik, Pintu Merdeka Ekonomi

Oleh, Sanimala B., Kabar Mapegaa 12.37.00 Kehidupan dua bangsa, Indonesia dan bangsa Papua hasil aneksasi (integrasi) melalui proses sejarah kontraversial yang hingga kini diperdebatkan keabsahan dan jadi pemantik konflik politik sejak 1 Mei 1963 hingga mayoritas rakyat Papua dipaksa bergabung dengan RI melalui Pepera 1969, diwarnai benturan-benturan sistem ekonomi, sosial, budaya dan ideologi (politik). Aneksasi […]

from WordPress http://ift.tt/2bqdQJ9
via IFTTT

Friday, 12 August 2016

Dialog Jakarta-Papua Kalah Cepat oleh Ujung Tombak Melanesia

Jayapura, Jubi – Dialog Jakarta-Papua, yang menjadi agenda Jaringan Damai Papua (JDP) sejak buku Papua Road Map (2009) diluncurkan, hadir dalam bentuk lain lewat siaran televisi langsung Papua Lawyers Club (PLC), Rabu malam (10/8/2016) di salah satu stasiun televisi di Jayapura. “Topik ini terasa provokatif,” ujar Adriana Elizabeth, yang hadir mewakili peneliti LIPI dan sempat […]

from WordPress http://ift.tt/2bn0Lyt
via IFTTT

Saturday, 23 July 2016

Mengingat Kembali Tokoh Papua Merdeka “Karel Gobay”

oleh : Beny  Pakage Bila kita membuka kembali Sejarah Perlawnan orang Papua, bulan Juli adalah Puncak dari Rakyat Papua yang di wakili oleh orang Mee  di Paniai   melakukan perang menolak kehadiran Indonesia di Papua di Hadapan PBB dan UNTEA. Dan dalam semangat itu, kami menulis sebuah kisah yang indah menjelang Perang antara Indonesia dan Orang […]

from WordPress http://ift.tt/2ak0ooK
via IFTTT

Tuesday, 31 May 2016

Ketua DPRD: 2000 Orang Papua Tidak Diperlakukan Seperti Manusia

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua, Yunus Wenda, mengatakan, aparat keamanan di Papua memperlakukan secara tidak manusiawi 2000 warga Papua saat melakukan aksi unjuk rasa di Provinsi Papua pada awal bulan Mei Tahun 2016. "Masyarakat Papua disiksa, dipukul secara tidak manusiawi di lapangan terbuka yang dilakukan oleh aparat keamanan dan […]

from WordPress http://ift.tt/1VqDtKx
via IFTTT

Friday, 6 May 2016

IPWP: PBB Harus Awasi Referendum di Papua

Jayapura, Jubi – PBB harus membuat resolusi pemungutan suara dibawah pengawasan internasional untuk kemerdekaan Papua, demikian dinyatakan anggota parlemen internasional dan pengacara pro kemerdekaan Papua. Dalam pertemuan di London Selasa, (3/5/2016), pemimpin pro kemerdekaan Papua, Benny Wenda, bersama anggota-anggota parlemen, pengacara dan para aktivis kemanusiaan dari Inggris dan wilayah Pasifik menuntut PBB membuat resolusi untuk […]

from WordPress http://ift.tt/24v8Pp9
via IFTTT

Tuesday, 17 November 2015

Yeimo Lantik Ketua KNPB Sorong Raya

Jayapura, Jubi – Bertempat di Sekretariat Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Sorong, KM 10, Senin (16/11/2015), ketua umum KNPB Pusat, Victor Yeimo melantik pengurus KNPB wilayah Sorong Raya. Melalui release resmi yang diterima Jubi, Victor Yeimo bersama rombongan disambut secara adat oleh kepala suku Moi ketika tiba di Sekretariat KNPB Sorong yang dihadiri rakyat dari […]

from WordPress http://ift.tt/1lsHRdh
via IFTTT

Tuesday, 19 May 2015

Dukung West Papua Masuk MSG, AMP Akan Gelar Aksi Damai Berturut-Turut

  Yogyakarta, 19/05/2015- Hari ini, puluhan mahasiswa Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua [AMP] komite kota Yogyakarta dan Solo, kembali melakukan aksi damai dalam bentuk mimbar bebas di depan Asrama Mahasiswa Papua "Kamasan I", yang terletak di Jl. Kusumanegara, kota Yogyakarta. Dalam pernyataannya yang disampaikan oleh juru bicara aksi kepada PMnews saat dikonfirmasi, AMP […]

from WordPress http://ift.tt/1JWmEP3
via IFTTT

Thursday, 2 April 2015

Penyelundupan Senpi ke Wamena Digagalkan

Jayapura – Kepolisian Sektor Kawasan Bandara Sentani Jayapura berhasil menggagalkan upaya penyeludupan senjata api dan amunisi, yang akan dibawa ke Wamena, Rabu (1/4) sekitar pukul 09.20 WIT. Pemilik senjata api berhasil kabur dan masih dalam pengejaran. Kapolsek Kawasan Bandara Sentani, AKP Jubelina Wally, S.H., M.H., mengatakan, upaya penyeludupan senjata api senjata rakitan dengan amunisi 6 […]



from WordPress http://ift.tt/1CdHzHm

via IFTTT

Tuesday, 24 March 2015

KNPB : Tuduhan Polisi Tak Benar, Polisi Yang Serang dan Bubarkan Aksi KNPB Secara Brutal

Jayapura, Jubi – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Yahukimo, Papua mengatakan belum tahu soal tiga warga sipil dan satu anggota polisi yang dianiaya oleh massa aksi KNPB dan senjata api laras pendek milik Ipda Budi yang hilang saat dikeroyok massa KNPB, karenanya KNPB mengatakan, tanya saja langsung kepada aparat kepolisian. “Kemarin itu aparat secara […]



from WordPress http://ift.tt/1Gaf2cj

via IFTTT

Friday, 20 March 2015

Bubarkan Massa KNPB, Senjata Polisi Dirampas

JAYAPURA – Satu buah Senjata Api (Senpi) milik Kepala Seksi Intel Polres Yahukimo, Inspektur Dua (Ipda) Budi Santoso dirampas setelah membubarkan sekelompok massa Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang sedang melaksanakan penggalangan dana, pada Kamis (19/3) sekira pukul 10.30 WIT, tepatnya di kompleks Ruko Blok C Distrk Dekai, Kabupaten Yahukimo. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda […]



from WordPress http://ift.tt/1I1QZez

via IFTTT

Friday, 20 February 2015

6 Pucuk Senpi Disita dari Penumpang KM. Dorolonda

JAYAPURA – Aparat Kepolisian Resor Jayapura Kota bersama Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Kota Jayapura, menyita sebanyak 6 pucuk Senjata Api (Senpi) rakitan dan sejumlah amunisi, yang disimpan dalam sebuah koper warna abu-abu. Senpi tersebut diduga milik penumpang KM. Dorolonda, ketika bersandar di Pelabuhan Laut Jayapura, Selasa (16/2). Ditemukannya senpi tersebut dari hasil pemeriksaan yang […]



from WordPress http://ift.tt/1CS9oGf

via IFTTT

Sunday, 1 February 2015

Jual Amunisi ke KKB, 5 Anggota TNI Dipecat

Mayjen TNI Fransen G SiahaanMERAUKE – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Fransen G Siahaan tidak kenal kompromi terhadap adanya oknum anggota TNI yang diduga menjual amunisi kepada kelompok kriminal bersenaja (KKB). Terbukti, lima anggota TNI AD di Kodam XVIII/Cenderawasih, yang diduga menjual amunisi kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) telah ditindak dengan tegas melalui pemecatan secara […]



from WordPress http://ift.tt/1zjWfs7

via IFTTT

Saturday, 6 December 2014

Di Bukit BTN Puskopad, ‘BK’ Berkibar Sekitar 45 Menit

Nampak Bendera ‘BK’ yang Berkibar di Atas Perbukitan Kompleks BTN PuskopadSENTANI - Jumat (5/12) kemarin pagi sekitar pukul 07.00 WIT, bendera Bintang Kejora (BK) yang merupakan simbol kemerdekaan Bangsa Papua Barat itu sempat berkibar di atas Perbukitan atau Gunung dari Kompleks Perumahan BTN Puskopad Atas. Walaupun 1 Desember yang disebut-sebut Hari Ulang Tahun (HUT) Papua […]



from WordPress http://ift.tt/1zxcqja

via IFTTT

Ditembak dari Jarak 2 Meter

Jenazah dua anggota Brimob Detasemen A Polda Papua Iptu Tomon Siahaan dan Bripda Everson, ketika tiba di RS Bhayangkari, Kotaraja, Kamis (4/12). JAYAPURA — Dua anggota Brimob Detasemen A Polda Papua, masing-masing Iptu Tomon Siahaan dan Bripda Everson, tewas seketika lantaran diberondong tembakan dari jarak dekat, sekitar 2 meter ketika sedang menurunkan kursi untuk persiapan […]



from WordPress http://ift.tt/1yooe59

via IFTTT

Friday, 18 July 2014

KSB Tembak Mati Tukang Ojek

JAYAPURA [PAPOAggota polisi saat berpatroli usai terjadi penembakan yang dilakukan KSB di Mimika. Aksi penembakan seperti ini kembali terjadi di Kabupaten Lanny jaya yang berujung meninggalnya, Narsito, seorang tukang ojek, Kamis (17/7/2014). S]- Hanya berselang sehari, pasca penembakan di Tingginambut Puncak Jaya yang menewaskan seorang warga bernama Kallo, Rabu (16/7/). Kini Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) […]



from WordPress http://ift.tt/1nRiEXy

via IFTTT

Saturday, 26 April 2014

Pileg di Distrik Mulia Diwarnai Kontak Senjata: Satu orang Tewas

Jayapura, 9/4 (Jubi) – Proses pencoblosan di Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya diwarnai kontak senjata antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata (KSB) di Kampung Puncak Senyum, Rabu (9/4).Salah satu dari kelompok tersebut tewas tertembak. Komandan Kodim 1714/PJ, Letnan Kolonel (Inf) A. Risman via seluler menuturkan kontak tembak terjadi di kampung puncak senyum antara Tim […]



from WordPress http://ift.tt/1nvgltG

via IFTTT

Wednesday, 7 August 2013

Polres Mimika Bantah Pengibar Bintang Kejora Sakit

Unofficial Morning Star flag, used by supporte...
Unofficial Morning Star flag, used by supporters of West Papuan independence (Photo credit: Wikipedia)
Polres Mimika Bantah Pengibar Bintang Kejora Sakit

TIMIKA - Kepolisian Resor Mimika, Papua, membantah bahwa lima tersangka pengibar bendera Bintang Kejora di kawasan Jalan Trikora, Kelurahan Kwamki pada 1 Mei 2013 dalam kondisi sakit.
“Sampai saat ini, lima tersangka pengibar bintang kejora di Kwamki tersebut masih ditahan di Polres Mimika. Kondisi tersangka ME dan teman-temannya juga cukup sehat,” kata Kapolres Mimika AKBP Jermias Rontini di Timika, Jumat(2/8).

Ia mengatakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kelima tersangka juga sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Timika, namun belum ada petunjuk dari kejaksaan setempat.

“Kami tinggal menunggu P-21 (BAP dinyatakan sempurna/lengkap) dari kejaksaan. Kalau sudah P-21, kita akan segera limpahkan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan untuk proses hukum selanjutnya,” kata Rontini.

Oleh karena itu, ia membantah keras isu yang berkembang melalui pesan singkat bahwa kelima tersangka tersebut mengalami sakit selama ditahan di Polres Mimika.

“Mereka tidak ada masalah kesehatan, termasuk soal makan.

Selama ini kami tetap memperhatikan soal menu makan dan minum para tahanan,” jelas Rontini.
Tersangka ME dan rekan-rekannya dijerat dengan Pasal Tindak Pidana Makar yaitu pasal 106, 107 dan 110 KUHP.

Kasus pengibaran bintang kejora tersebut terjadi pada Rabu (1/5) siang di kawasan Pasar Minggu, Jalan Trikora, tepat depan SD Inpres Kwamki II. Peristiwa itu bertepatan dengan peringatan emas (50 tahun) integrasi Papua kembali ke pangkuan NKRI.

Bintang Kejora sempat berkibar selama beberapa menit sebelum diturunkan secara paksa oleh aparat kepolisian.

Dalam kejadian itu, polisi menangkap 10 orang dan menyita 1 bendera bintang kejora, sebatang pohon pinang berukuran panjang sekitar 10 meter dan seutas tali. (Ant/Achi/lo1)

Enhanced by Zemanta