Papua Merdeka News

Papua, Irian Jaya, Western New Guinea News Feeder

Telp:+675-78213007 (WA)
Email: tofreemalensia@gmail.com
Mail. Mail: 635 Vision City, NCD, POM,Papua New Guinea
Showing posts with label tokoh Papua Merdeka. Show all posts
Showing posts with label tokoh Papua Merdeka. Show all posts

Friday, 16 October 2020

Freddy Waromi di Port Vila: West Papua Pasti Akan Merdeka

 

Freddy Waromi, Pelaksana Harian Kantor ULMWP
Port Vila Vanuatu

Timika,AWIYEEPAPUA.com---Wakil Panglima Gerakan Liberal Bersatu untuk Papua 

Freddy Waromi, yang berbasis di Port Vila, Vanuatu, mengatakan kemerdekaan politik bagi masyarakat Papua Barat pasti akan terjadi, suatu hari nanti.

Dia membuat komentar tersebut setelah pidato Perdana Menteri Vanuatu untuk PBB tentang masalah Papua Barat dan seruan ke PBB untuk kemerdekaan politik bagi rakyat Papua Barat.

“Vanuatu adalah harapan kuat kami untuk mendukung kemerdekaan rakyat Papua Barat,” katanya.

“Kami mendapat dukungan dari tetangga dan saudara lelaki dan perempuan Melanesia di kawasan Pasifik serta di Karibia dan Afrika yang sangat kami syukuri. Dan kami juga mendapat dukungan dari negara lain di seluruh dunia dan kami juga berterima kasih.

Harapan kami di Vanuatu jelas karena negara Anda kecil dalam ukuran dan populasi tetapi hati Anda besar dan kuat dalam pendirian yang Anda ambil sejak kemerdekaan Anda empat puluh tahun yang lalu, bahwa Anda tidak akan merdeka sampai kami juga di Papua Barat merdeka. Ini adalah keyakinan dan keinginan besar yang sangat dihargai oleh West Papua tentang pendirian Vanuatu tentang kebijakan dekolonisasi.”

Mr Waromi datang ke Vanuatu pada bulan Desember 2016 untuk mempertahankan kantor ULMWP di Port Vila. Dia bekerja erat dengan Pastor Alan Nafuki, Ketua Dewan Kristen Vanuatu dan tokoh kunci Vanuatu dalam perjuangan Gerakan Papua Barat untuk kemerdekaan politik.

Dia mengatakan hingga saat ini, ada 79 negara yang mendukung Papua Barat untuk kemerdekaan politik tetapi masih membutuhkan 43 negara lagi di PBB untuk membuat total 120, jumlah yang diperlukan untuk memberikan mandat kepada PBB untuk memberikan Papua Barat a kemerdekaan politik.

“Kami akan terus bernegosiasi melalui diplomasi dan kami yakin kemerdekaan politik untuk West Papua akan segera datang dan pada akhirnya akan datang,” kata Waromi dengan percaya diri.

Bapak Waromi mulai sebagai pejuang kemerdekaan, tinggal di hutan sejak ia berusia 15 tahun dan saat ini menjabat sebagai wakil panglima ULMWP. Dia sekarang berusia akhir 60-an.

Saturday, 10 October 2020

4 Tokoh OPM yang Tewas di Tangan TNI-Polri

 Muhamad Rizky, Okezone 

Hengky Wamang (Foto: Dok TNI-Polri/Chanry Andrew)

JAKARTA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua hingga kini masih menjadi ancaman bagi masyarakat dan NKRI. Baku tembak antara kelompok KKB dan aparat gabungan TNI-Polri pun sering terjadi, tak sedikit di antara mereka harus meregang nyawa.

Okezone akan merangkum beberapa tokoh dari KKB Papua yang tewas ditangan aparat, berikut ulasannya:

1. Panglima TPNPB OPM Wilayah III Mimika, Hengky Wamang

Operasi penegakan hukum yang dilakukan tim gabungan Polri dan TNI berhasil menumbangkan Panglima Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) wilayah III Mimika, Hengky Wamang pada Minggu 16 Agustus 2020 lalu.

Hengky tertembak di bagian perut dan lengan kanan saat penangkapan. Ia dilumpuhkan karena hendak melawan aparat. Dalam penggerebekan itu, aparat berhasil mengamankan ratusan barang bukti di antaranya berupa senjata api, ratusan butir amunisi dan dokumen organisasi Papua merdeka lainnya.

Berdasarkan penelusuran Okezone.com Hengky Wamang menjabat sebagai Panglima TPNPB OPM wilayah III Mimika, di mana sebelumnya dia menjabat sebagai Kepala Staf Umum wilayah III Mimika yang merupakan sayap militer OPM.

Sejak meninggalnya Kelly Kwalik Panglima Kodap III Kali kopi, Hengky Wamang mengambil peran sebagai Panglima, di mana sebelumnya Hengky merupakan kepala staf umum dalam kelompok mereka

Dari data kepolisian, Hengky Wamang merupakan tokoh yang mengajak beberapa anggota KKB wilayah pegunungan tengah masuk ke Tembagapura (areal PT Freeport) untuk melakukan aksi gangguan keamanan.

2. NM Komandan Operasi Umum KKB Intan Jaya

Tim gabungan TNI-Polri berhasil menembak mati komandan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Intan Jaya berinisial NM di wilayah Kabupaten Nabire, Papua pada Senin, 20 Januari 2020.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, pihaknya menerima informasi akan ada transaksi jual-beli senjata di Kampung Nifasi area Pantai Nusi Distrik Makimi, Nabire.

Ia menyebut, NM bersama dua rekannya menggunakan mobil dari Pantai Nusi menuju Nabire, sehingga tim melakukan pengadangan.

"Lalu, tim melihat dua orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah bukit, sedangkan satu orang yang hendak melarikan diri ke arah semak-semak berhasil dilumpuhkan oleh tim gabungan TNI-Polri Nabire dengan luka tembak bagian pinggang," ujar Ahmad dalam keterangannya kepada Okezone, Kamis 23 Januari 2020.

Dari penangkapan itu, lanjut Kamal, barang bukti yang berhasil diamankan petugas dari mobil KKB di antaranya senjata laras panjang rakitan satu pucuk, sebuah handphone, 2 butir amunisi 5,56 milimeter (mm), KTP, dua buku tabungan Bank Papua, satu buku catatan, dan uang tunai sejumlah Rp500 ribu.

3. Panglima OPM Timika Wonda

Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM), Timika Wonda, dipastikan tewas dalam kontak tembak dengan aparat keamanan yang terjadi pada Sabtu 7 Juni 2014 lalu di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya.

Timika Wonda selama ini dikenal sebagai tangan kanan Goliat Tabuni yang merupakan salah satu pimpinan OPM yang hingga saat ini seringkali mengganggu masyarakat dan menyerang aparat keamanan.

4. Pengawal Pimpinan OPM Goliat Tabuni

Aparat TNI kembali terlibat baku tembak dengan tentara Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang dipimpin Goliat Tabuni di Puncak Jaya, Papua, Selasa 2 September 2018 dini hari. Dua orang yang diklaim sebagai pemberontak OPM tewas.

Satu di antaranya yang ditewas, menurut kalangan militer, adalah pengawal Goliat Tabuni, Dekilas Tabuni. Dari tangannya di sita senjata api jenis FNC. Jasad mereka ditemukan saat aparat menyisir lokasi usai kontak tembak.

Baku tembak tersebut terjadi setelah tim gabungan berhasil menguasai dan menduduki markas kelompok Goliat Tabuni di Kampung Gabuleme Tingginambut, Puncak Jaya.

Kapendam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan bahwa setelah aparat berhasil menduduki markas Goliat Tabuni.

"Mereka terus melakukan gangguan kepada pasukan TNI yang menduduki markas mereka. (Melepaskan) dua sampai empat tembakan ke arah pasukan kemudian menghilang, namun beberapa saat kembali melakukan penembakan dan dari suaranya dilakukan dengan jarak cukup dekat," kata Aidi dalam keterangan tertulis diterima Okezone.

Dalam kondisi kelelahan, TNI tetap melakukan penyisiran ke lokasi sumber suara tembakan. Sekira pukul 06.00 WIT, lanjut Aidi, aparat keamanan berhasil menemukan lokasi KKSB dan terjadilah aksi baku tembak.

"Mereka memberikan perlawanan cukup ramai, belum diketahui apakah di dalam kelompok tersebut ada GT atau tidak karena cuaca gelap dan medan tertutup," jelasnya.

Menurutnya usai baku tembak, KKSB kemudian kabur ke dalam hutan, sambil sesekali melakukan penembakan. Aparat terus menyisir dan menemukan dua jenazah bersama senjata api FNC. Satu diketahui bernama Dekilas Tabuni, satu lagi belum teridentifikasi.

Saat ini, jenazah belum bisa dievakuasi karena jauh dari pemukiman warga. Sementara pasukan TNI melaksanakan konsolidasi.

(Ari)

Sunday, 5 February 2017

Tindak-Lanjut Arahan Senior OPM A. Ayamiseba: ULMWP Perlu Buka Pendaftaran Online & Offline

Menindak-lanjuti dua tulisan berjudul: Consolidation oleh Senior OPM Andy Ayamiseba yang diterbitkan lewat SPMNews, maka dengan ini, PMnews hendak menyampaikan usulan terbuka kepada ULMWP, Pak SekJend, Pak Jurubicara dan semua Anggota Eksekutif ULMWP untuk membuat dan menyebarkan FORMULIR KEANGGOTAAN ULMWP, secara Online, secara Offline sehingga semua organ perjuangan bangsa Papua dapat mendaftarkan diri secara luas dan menyeluruh.
 
Di website ULMWP perlu di buatkan tombol: Register Membership sehingga semua organ perjuangan Papua Merdeka bisa mendaftarkan diri. Tentu saja ada prosedur dan syarat verifikasi keanggotaan. Selanjutnya situs-situs lainnya seperti www.papuapost.com, www.suarapapua.com, www.freewestpapua.org dan lain-lain akan menambahkan Link Pendaftaran Online dan Formulir Pendaftaran Offline untuk di-download dan diisi.
 
Semua organisasi sayap politik, pemuda dan sayap militer dapat mendaftarkan diri, dengan prosedur dan format yang di-formulasikan oleh ULMWP, sehingga keanggotaan ULMWP menjadi jelas.
 
Degnan cara ini, secara khusus negara-negara Melanesia akan melihat dengan jelas, lebih jelas dan lebih kuat lagi, bangsa Papua benar-benar mau merdeka. Selama kami bergerilya kota di kawasan Melanesia, kami temukan ada pemimpin yang masih bingung, "Apakah West Papua memang mau merdeka, atau sebenarnya hanya minta sesuap nasi dari Jakarta?"
 
Kita juga bisa membuka pendaftaran dengan jenis keanggotaan yang berbeda seperti berikut:
  1. Full Membership
  2. Associate Membership
  3. Support Group
Dengan demikian semua organisasi milik Orang West Papua, dan organisasi milik Melanesia bisa mendaftarkan diri menjadi Full Membership dan Associate Membership. Sedangkan semua organisasi pendukung di seluruh dunia menjadi Anggota Support Group.

Selanjutnya perlu dicatat bahwa masing-masing jenis keanggota dari tiga jenis di atas perlu disebutkan dalam FORMULIR PENDAFTARAN,
  1. Sumbangan Wajib Anggota dan
  2. Sumbangan Sukarella Anggota serta
  3. Sumbangan Support Group
 Tentu saja untuk mengoperasikan semua ini, kita perlu sebuah wadah yang jelas, organisasi dan menejemen personel dan keuangan yang jelas, accountable dan dapat diaudit.

Untuk itu secara politik hukum, dan dalam rangka penguatan organisasi ULMWP, kami usulkan ULMWP segera mempertimbangkan dan mensahkan Undang-Undang Revolusi West Papua (UURWP) yang telah disahkan oleh PNWP (Parlemen Nasional West Papua) supaya standar operasi dari semua organ dan semua pengurus, aturan dan hukuman jelas, dan kelihatan profesional, karena kita sedang mempersiapkan sebuah negara, bukan LSM atau gerakan masa biasa.
 
Tentu saja UURWP masih perlu amandemen di sana-sini, tetapi paling tidak ULMWP harus punya dasar hukum revolusi yang jelas. Tidak bisa kia jalankan ULMWP dengan basis kesepahaman dan kesepakatan entah tertulis atau lisan tetap tidak berupa hukum yang mengikat, hanya kesepakatan, tidak ada tanggungjawab, tidak ada kewajiban, tidak ada wewenang yang jelas.
 
Mari kita berikan indikasi yang jelas kepada para Kepala Negara-Negara Melanesia bahwa kita bangsa Papua sungguh-sungguh mau merdeka, kita tidak habiskan waktu keliling dunia hanya dalam membangun pamor pribadi, atau profile. Kita akhiri tuduhakn NKRI bahwa kita selalu kesana kemari cari makan saja, bukan untuk Papua Merdeka. 

Caranya?
 
Dudukkan perjuangan ini dengan 
  1. UU yang jelas, yang mengatur organisasi,tugas, taunggungjawab, wewenang yang jelas
  2. Lembaga ULMWP yang lebih ditata sebagaimana sebuah pemerintahan sehingga tidak terlihat hanya sebagai wadah berembuk dan masing-masing cari jalan urus bisnis politik pribadi, seperti yang ada sekarang.
  3. Dalam ULMWP harus ada penegakkan hukum, sehingga bagi organisasi atau pribadi yang melanggar dapat dihukum, harus ada Menteri Keuangan yang jelas, harus ada Badan Pemeeriksa Keuangan Perjuangan Papua Merdeka yang jelas.
Kalau tidak, masih akan ada pemimpin ras Melanesia yang tidak percaya ssepenuhnya bahwa kita sebenarnya mau merdeka, keluar dari NKRI. Sekali lagi, ini bukan spekulasi, tetapi dari pengalaman perjalanan selama ini di kawasan Melanesia. Senior OPM A.Ayamiseba bisa dimintakan pendapat apakah kondisi ini memang ada saat ini, atau memang pernah ada.
 
 

Senior OPM A. Ayamiseba: Consolidation (2)


Pada Minggu pagi, 05 February 2017 yg bersejarah ini, saya selaku seorang Anggota DEWAN KOMITE (Executive Council) dari ULMWP, dan Ketua Interim WPNCL, ingin membawah sdr2 seperjuangan Papua Merdeka ke dalam topik yg terterah diatas demi menentukan status perjuangan kita agar adanya suatu konsolidasi kekuatan yg terarah demi kemajuan perjuangan.

ULMWP selaku satu organisasi payung yg telah mempersatukan ke 3 institusi perjuangan yaitu: Parlemen Nasional Papua Barat (PNPB), NRFPB, dan West Papua Nasional Coalition for Liberation (WPNCL) telah memenuhi program politik pertama utk mencari dukungan dari dalam negri, dan sub region Melanesia, region Pasifik Selatan yg adalah fondasi utama dari dukungan Dunia (Internasional). Ini semua telah dibuktikan oleh penganugerahaan status pengamat (observer) oleh MSG, Communique PIF dan pidato2 ke7 (Tujuh) negara Melanesia,Micronesia dan Polynesia) dalam bulan September 2016 di nimbar PBB. Lobby2 sedang berkelanjutan ke region2 yg lain di Afrika, Karibia, Uni Eropa dan Amerika Latin oleh diplomat2 kita dibawah kepemimpinan sdr Octovianus Mote dan Benny Wenda bersama Executive Committenya, yaitu sdr Rex Rumakiek, Jacob Rumbiak dan Leonie Tanggahma.

Selanjutnya demi memperkokoh dukungan dalam negri selaku fondasi dukungan dunia, ULMWP perlu membuka diri kepada institusi2 perjuangan lainnya yg masih berada di luar dari organisasi payung yg seharusnya mempersatukan semua kekuatan perjuangan agar bisa menjalankan program politik perjuangan yg terarah serta memiliki kerdibilitas yg diakui oleh dunia international. Kepada institusi2 yg masih belum menjadi anggota ULMWP bersama ini saya menyerukan kepada sdr2 seperjuangan bhw ULMWP bukan hanya terbatas kepada ke 3 institusi deklarator ULMWP, melainkan visi dan misinya adalah untuk mempersatukan semua gerakan pembebasan Papua untuk merebut kemerdekaan penuh dan berdaulat diluar dari souverenitas bangsa PENJAJAH atau NKRI. Dengan ini mengartikan bahwa ULMWP adalah suatu Wadah Pemersatu bagi kita semua GERAKAN PEMBEBASAN Tanah Air kita. Marilah kita duduk bersama di para2 sambil mengunyah Siri dan Pinang dan bertukar pikiran untuk melengkapi wadah ULMWP selaku TOMBAK UTAMA KEMERDEKAAN Bangsa dan Tanah Air kita yg tercinta. Selamat Merayakan Hari PENGINJILAN yg membawa bangsa kami menuju ke dunia SIVILISASI.

Saturday, 4 February 2017

Senior OPM: Andy Ayamiseba: Consolidation (1)


Pada Sabtu pagi yg cerah ini saya ingin membawah sdr2 seperjuangan Papua Merdeka ke dalam topik yg terterah diatas demi menentukan status perjuangan kita agar adanya suatu konsolidasi kekuatan yg terarah demi kemajuan perjuangan.

ULMWP selaku satu organisasi payung yg telah mempersatukan ke 3 institusi perjuangan yaitu: Parlemen Nasional Papua Barat (PNPB), NRFPB, dan West Papua Nasional Coalition for Liberation (WPNCL) telah memenuhi program politik pertama utk mencari dukungan dari dalam negri, dan sub region Melanesia, region Pasifik Selatan yg adalah fondasi utama dari dukungan Dunia (Internasional). Ini semua telah dibuktikan oleh penganugerahaan status pengamat (observer) oleh MSG , Communique PIF dan pidato2 ke7 (Tujuh) negara Melanesia,Micronesia dan Polynesia) dalam bulan September 2016 di nimbar PBB. Lobby2 sedang berkelanjutan ke region2 yg lain di Afrika, Karibia, Uni Eropa dan Amerika Latin oleh diplomat2 kita dibawah kepemimpinan sdr Octovianus Mote dan Benny Wenda bersama Executive Committenya, yaitu sdr Rex Rumakiek, Jacob Rumbiak dan Leonie Tanggahma.

Selanjutnya demi memperkokoh dukungan dalam negri selaku fondasi dukungan dunia, ULMWP perlu membuka diri kepada institusi2 perjuangan lainnya yg masih berada diluar dari organisasi payung yg seharusnya mempersatukan semua kekuatan perjuangan agar bisa menjalankan program politik perjuangan yg terarah serta memiliki kerdibilitas yg diakui oleh dunia international. Kepada institusi2 yg masih belum menjadi anggota ULMWP bersama ini saya menyerukan kepada sdr2 seperjuangan bhw ULMWP bilang hanya terbatas

Friday, 7 October 2016

Mengingat Kembali Tokoh Papua Karel Gobay

Oleh: Beny Pakage Cerpen, (KM). Bila kita membuka kembali sejarah perlawnan orang Papua, bulan Juli adalah puncak dari rakyat Papua yang di wakili oleh orang Mee di Paniai melakukan perang menolak kehadiran Indonesia di Papua di hadapan PBB dan UNTEA. Dan dalam semangat itu, kami menulis sebuah kisah yang indah menjelang perang antara Indonesia dan […]

from WordPress http://ift.tt/2dzFeV4
via IFTTT

Diskusi “Melawan Lupa” Tentang Karel Gobay

Sentani, (KM)--- Banyak orang sengaja atau mungkin tidak sengaja melupakan tokoh yang tampil sejak akhir dari perang dunia ke II dan awal perjumpaan budaya dan injil di pengunungan Papua tahun 1946. Ia seorang yang tepat menjembatani antara kebudayaan baru dengan kebudayaan masyarakat Papua khususnya masyarakat Papua. Beliau bukan saja dijuluki sebagai pioner kebudayaan baru,  tetapi […]

from WordPress http://ift.tt/2cWH2tw
via IFTTT

Saturday, 23 July 2016

Mengingat Kembali Tokoh Papua Merdeka “Karel Gobay”

oleh : Beny  Pakage Bila kita membuka kembali Sejarah Perlawnan orang Papua, bulan Juli adalah Puncak dari Rakyat Papua yang di wakili oleh orang Mee  di Paniai   melakukan perang menolak kehadiran Indonesia di Papua di Hadapan PBB dan UNTEA. Dan dalam semangat itu, kami menulis sebuah kisah yang indah menjelang Perang antara Indonesia dan Orang […]

from WordPress http://ift.tt/2ak0ooK
via IFTTT

Wednesday, 13 July 2016

West Papua ULMWP calls for more Melanesian interaction

5:21 pm on 12 July 2016, RNZ The West Papua National Committee wants a national action to be held over the next two days in West Papua (July 13th and July 14th) to mark its meeting with the MSG. The Melanesian Spearhead Group leaders are meeting in Honiara, where they are considering the United Liberation […]

from WordPress http://ift.tt/2a6cVeD
via IFTTT

Tuesday, 27 October 2015

Gen. TRWP Mathias Wenda: Berduka Sedalam-Dalamnya

Dari Markas Pusat Pertahanan Tentara Revolusi West Papua (West Papua Revolution Army), Panglima Tertinggi Komando Revolusi Gen TRWP Mathias Wenda, bersama segenap staf dan pasukan, atas nama bangsa Papua menyatakan BERDUKA CITA SEDALAM-DALAMNYA atas dipanggilkan ke pangkuan Tuhan Sang Khalik Langit dan Bumi Brigadir Jenderal Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Richard Joweni Dari Markas Pusat […]

from WordPress http://ift.tt/1OTeGfF
via IFTTT

Saturday, 23 May 2015

OPM Tebar Teror, Polri Siaga

JAYAPURA - Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka Pimpinan Puron Wenda dan Enden Wanimbo, yang bermarkas di Lanny Jaya Papua, menebar teror. Teror itu dalam bentuk ancaman akan melancarkan perang terbuka terhadap TNI-Polri dan masyarakat non Papua. “Mulai sekarang kami nyatakan perang revolusi total dari Sorong hingga Merauke yakni perang secara terbuka terhadap semua orang […]

from WordPress http://ift.tt/1F1QL3n
via IFTTT

Thursday, 7 May 2015

Dua Anggota TPN/OPM Yang Ditembak Di Nabire Dirujuk Ke RSUD Jayapura

2 May, 2015 23:31 Dua Anggota TPN/OPM Yang Ditembak Di Nabire Dirujuk Ke RSUD Jayapura No comments Dua pentolan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pendukung Organisasi Papua Merdeka (OPM)yang ditangkap bersama pimpinannya Leo Magay Yogi, di Nabire, dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kotaraja, Kota Jayapura, ibukota Provinsi Papua. Kedua anak buah Leo Yogi itu diterbangkan […]

from WordPress http://ift.tt/1Ekfn7e
via IFTTT

Panglima TPN-OPM Paniai, Leonardus Magai Yogi Tewas Ditembak di Nabire

Nabire, MAJALAH SELANGKAH -- Panglima Tentara Pembebasan Nasional-Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) Devisi II Pemka IV Pembela Keadilan Wilayah Paniai, Leonardus Magai Yogi tewas dalam perjalanan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire setelah kontak tembak dengan Tim Satgas Polda Papua dan Tim Khusus Polres Nabire di Kampung Sanoba Atas Distrik Nabire, Kamis (30/4/2015), Pukul 10:40 […]

from WordPress http://ift.tt/1JtlTwI
via IFTTT

Friday, 20 March 2015

Goliat Tabuni Siap Bertemu Presiden RI

JAYAPURA – Pimpinan TPN/OPM, Goliat Tabuni asal Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, mengakui siap melakukan pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, yang rencananya akan berkunjung ke Kabupaten Puncak Jaya pada bulan Juni mendatang. “Saya sudah telephone Goliat Tabuni untuk minta turun ke daerah ini supaya bisa berbicara kepada Presiden RI saat datang nanti. […]



from WordPress http://ift.tt/1B5U5IV

via IFTTT

Tuesday, 16 September 2014

Benny Wenda Gelar Acara Bakar Batu di Inggris Kenang Kepergian Dr. Ondowame

Acara bakar batu yang digelar di lokasi peternakan, dekat Brighton, Inggris, ini dihadiri juga oleh sejumlah warga Inggris yang selama ini aktif mengkampanyekan kerinduan bangsa Papua Barat untuk merdeka. Benny Wenda, dalam sambutannya mengatakan, Dr. Ondowame merupakan tokoh intelektual, dan diplomat Papua Merdeka yang cukup terkenal di kawasan kepulauan Pasifik, dan telah mengabdikan seluruh hidupnya […]



from WordPress http://ift.tt/1q7K6Nr

via IFTTT

PM Vanuatu Hadiri Pemakaman Dr. Jhon Otto Ondowame

Dalam acara pemakaman yang juga dihadiri oleh mantan Perdana Menteri Vanuatu, Moana Kalosil, Natuman memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin bangsa Papua Barat yang telah terus konsisten memperjuangkan kemerdekaan Papua Barat. “Selamat tinggal Dr. John Otto Ondowame, perjuangan masih terus berlanjut, dan kemenangan yang pasti akan dicapai,” katanya, dalam sebuah pernyataan, saat mengantar peti jenazah ke […]



from WordPress http://ift.tt/1qWJUo7

via IFTTT

Monday, 15 September 2014

John Otto Ondawame, Ujung Tombak Papua dari Nemangkawi

Jayapura, 9/9 (Jubi)-Orang Papua baru saja tersentak , menundukkan kepala atas kepergian salah satu tokoh pejuang Papua dari Nemangkawi. Radio New Zealand menyebutnya sebagai pemimpin penting bagi orang-orang Papua. Namanya John Otto Ondowame , lelaki Amungme kelahiran Wanamun, Bumi Amungsa, 30 November 1953. Sejak 2013 bersama rekan-rekannya di WPNCL berjuang untuk Papua Barat masuk dalam […]



from WordPress http://ift.tt/XijZg4

via IFTTT

Wednesday, 10 September 2014

Mathias Wenda: Berduka Sedalam-Dalamnya atas Wafatnya Dr. OPM John Otto Ondawame

Dari Markas Pusat Pertahanan Tentara Revolusi West Papua (TRWP) di rimba raya New Guinea, Panglima Tertinggi Komando Revolusi Gen. TRWP Mathias Wenda bersama seluruh staff dan gerilyawan menyatakan BERDUKACITA SEDALAM-DALAMNYA atas wafatnya Dr. OPM John Otto Ondawame di Port Vila, Republik Vanuatu. Dari rimbaraya New Guinea, dari Markas Pusat Pertahanan di mana Dr. OPM Ondawame […]



from WordPress http://ift.tt/Yurh1n

via IFTTT

Ini Kutipan Belasungkawa buat Dr. John Otto Ondawame

VANUATU (Liputan7) - Beragam komentar dan ucapan belangsungkawa ditujukan kepada Dr. John Otto Ondawame yang dikenal sebagai politikus senior Papua Barat. Berikut di antara tanggapan kerabat dan koleganya: Demi Nawipa Jr. : Seorang Doktor yang pernah belajar tentang sosial sains membiarkan kepentingan hidup pribadinya, sebenarnya beliau putra asli satu-satu dari areal lisensi pertambangan tembaga dan […]



from WordPress http://ift.tt/YurgKW

via IFTTT

Dr. John Otto Ondawame Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

VANUATU (Liputan7) - Politikus senior Bangsa Papua Barat, Dr. John Otto Ondawame, telah meninggal dunia sekitar pukul 21.30 WIT akibat serangan jantung di Port Vila General Hospital, Vanuatu. Wakil Ketua West Papua National Coalition for Liberation (WPNCL) ini, meninggalkan seorang istri dan seorang anak laki-laki. “WPNCL mengapresiasi sumbangsih almarhum yang mempertaruhkan seluruh hidupnya demi memperjuangkan […]



from WordPress http://ift.tt/1tsLoGm

via IFTTT