Papua Merdeka News

Papua, Irian Jaya, Western New Guinea News Feeder

Telp:+675-78213007 (WA)
Email: tofreemalensia@gmail.com
Mail. Mail: 635 Vision City, NCD, POM,Papua New Guinea
Showing posts with label Amunggut Tabi. Show all posts
Showing posts with label Amunggut Tabi. Show all posts

Thursday, 21 October 2021

Selamat HUT Konstitusi West Papua

Kala itu, situasi dan dinamika eksternal maupun internal telah (sangat) menentukan kemenangan bangsa Papua hari ini. Hari itu (20/10) di alam terbuka pada siang hari, bertempat Port Numbay (Jayapura) bangsa Papua menyatakan “Siap Bernegara” — disaksikan ribuan rakyat West Papua bersama dengan ribuan Komunitas Makhluk lainnya.
Dan hari ini, kami berdiri tanpa ragu, Allah Wa Wa Wa!

Selamat HUT ke — (I) Konstitusi West Papua (ULMWP)
20 Oktober 2020 — 20 Oktober 2021

“Bertekad untuk Menang, karena Benar”
________
Rujukan: 
(1). https://www.abc.net.au/indonesian/2020-10-27/gerakan-pembebasan-west-papua-bentuk-konstitusi-sementara/12818044

#ULMWP #UUDS #WestPapua #FreeWestPapua

Monday, 19 October 2020

Tiga Racun dalam Kampanye Free West Papua (2)

Jenderal WPRA Amunggut Tabi menyatakan dalam salah satu pengarahan kepada pasukannya di Markas Pusat Tentara Revolusi Papua Barat (WPRA) di Desa Yako, Papua Nugini bahwa ada tiga racun yang telah menghancurkan kampanye kita untuk membebaskan Papua Barat yaitu egoisme, bergosip, dan ketakutan.

Racun pertama telah kita bahas di artikel sebelumnya. Sekarang kita melihat racun kedua yang disebut “Nabok-Kabok”, yang secara harfiah berarti, berbicara tentang Anda dan pada saat yang sama berbicara tentang saya. Ini adalah racun sosial pertama, berasal dari racun pribadi pertama: ego.

Racun kedua disebut “Nabok-Kabok” dan “Nebi-Kebi”

Dalam bahasa Lani Papua Barat kita sebut “nabok-kabok” menceritakan cerita buruk tentang orang lain. Artinya “bergosip”, berbicara tentang sesama manusia, dan berbicara tentang orang lain tanpa dasar dan fakta yang jelas, kita hanya bergosip, berbicara tanpa dasar manusia lain. Kami menyebarkan kebencian, kecurigaan, dan menciptakan ketegangan dengan menyebarkan informasi yang salah atau tidak berdasar tentang orang lain dan tentang apa yang mereka lakukan.

Konsep Lani tentang "gosip" secara harfiah berarti saya menyebarkan gosip tentang Anda dan Anda juga menyebarkan gosip tentang saya. Ada dinamika timbal balik, sebab dan akibat, memberi dan menerima, tindakan keseimbangan alam terjadi secara otomatis.

Ada kebencian dalam gosip dan ada kebohongan pada gosip, keduanya disebabkan oleh “an-an”, racun sebelumnya yang sudah kita bahas. Gosip adalah informasi tidak berdasar dan tidak berdasar tentang sesuatu terhadap seseorang. Tujuan bergosip adalah untuk merendahkan seseorang yang sedang bergosip, dan merendahkan apapun yang mereka lakukan dan bahkan siapa pun mereka.

Selain kebohongan dan kebencian dalam bergosip, ada juga unsur fitnah dalam bergosip, yaitu menyebarkan informasi palsu tentang orang lain atau sesuatu. Kebanyakan gosip mengandung fitnah, tetapi ada juga gosip yang mengandung kebenaran. Masalahnya di sini adalah tujuan bergosip, bukan pada apakah informasi itu benar atau salah.

Dalam bahasa Lani disebut “nabok-kabok“ yang artinya secara psikologis, bahwa ketika saya bercerita tentang orang lain, saya juga bercerita tentang diri saya kepada orang lain. Dengan kata lain, dengan bergosip, saya menunjukkan kepada orang lain siapa saya. Jika saya menceritakan cerita buruk tentang orang lain dalam gosip saya, maka saya sama buruknya dengan gosip. Jika saya seekor anjing, saya akan menggonggong, saya tidak akan bersiul. Sesederhana itu. Jika saya memiliki masalah, saya akan selalu berbicara tentang masalah.

Nabok-Kabok dalam Kampanye Papua Barat Merdeka

Tidak ada waktu untuk menyebut gosip di antara para pemimpin, aktivis dan organisasi Papua Barat yang telah terjadi di sepanjang perjuangan kemerdekaan kita, tetapi kami ingin fokus pada apa yang terjadi sekarang, per Oktober 2020.

Ada gosip dari ULMWP bahwa Octovianus Motte tidak suka dan tidak menerima Benny Wenda sebagai ketua Pengurus ULMWP, oleh karena itu, dia sedang membuat dan mengorganisir kelompok lain untuk melawan ULMWP pada umumnya dan Benny Wenda.

Ada gosip bahwa Indonesia menggunakan TPN PB OPM untuk menghancurkan ULMWP dan Kampanye Papua Merdeka, dan di saat yang sama, TPN PB OPM juga menyalahkan ULMWP adalah organisasi sponsor Indonesia yang bertujuan untuk menghentikan Papua Barat dari kemerdekaan.

Ada gosip bahwa Tentara Papua Barat adalah komando militer yang disponsori Indonesia, dan pada saat yang sama semua komandan yang tergabung dalam Tentara Papua Barat menyalahkan TPN PB OPM karena sepenuhnya didanai oleh BIN dan Kopassus Indonesia.

Ada gosip bahwa "Grup Bintang 14" atau NRFPB sudah dalam kendali penuh ULMWP dan bahwa pada akhirnya Papua Barat yang merdeka dan merdeka bukanlah Republik Papua Barat tetapi akan menjadi Republik Melanesia Barat.

Ada juga gosip bahwa Buktar Tabuni dan Lukas Enembe sudah menandatangani kesepakatan untuk menerima dialog yang akan dilakukan antara Indonesia dan Jakarta.

Ada gosip Jeffry Bomanak dibayar penuh oleh Indonesia, dia mendapat gajinya dari Konsulat Indonesia di Vanimo dan Port Moresby. Begitu juga ada gosip bahwa WPRA dan WPA dibayar penuh oleh Indonesia melalui berbagai kegiatan bisnis yang dilakukan di Papua Barat.

Ada gosip bahwa Menase Tabuni dan Markus Haluk dibayar oleh Indonesia di dalam ULMWP untuk menghentikan kemerdekaan penuh Papua Barat.

Daftarnya bisa berlanjut hingga ratusan bahkan ribuan gosip yang tersebar di sekitar Melanesia di Papua Barat. Kami menyebut semua ini "gosip", dan banyak di antaranya berisi fitnah atau fitnah

Pencemaran nama baik (juga dikenal sebagai fitnah, fitnah, fitnah, fitnah atau perdagangan) adalah komunikasi lisan atau tertulis dari pernyataan palsu tentang orang lain yang secara tidak adil merusak reputasi mereka dan biasanya merupakan gugatan atau kejahatan.

Saturday, 17 October 2020

Gen. WPRA Tabi: Konstitusi Papua Barat Harus Berlaku Sebelum UU Otonomi Khusus Berakhir

 Sumber WPA News: 16 OKTOBER 2020, Terjemahan Pecat Wenda

Jenderal WPRA Amunggut Tabi dari Markas Besar Pertahanan Pusat TNI Angkatan Darat mengatakan UUD Sementara Republik Papua Barat harus siap menjelang berakhirnya UU Otonomi Khusus dan sebelum Indonesia mengesahkan UU Otonomi Khusus III mulai 1 Januari 2121.

Undang-undang Otonomi Khusus I dimulai pada 1 Mei 1963, ketika United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA) menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia dan Indonesia berjanji kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Belanda bahwa Indonesia akan membangun Papua Barat dalam waktu 25 tahun, maka Indonesia akan mengizinkan referendum untuk penentuan nasib sendiri dilakukan.

Undang-undang ini berakhir pada 14 Desember 1988, oleh karena itu Dr. Thomas Wapai Wainggai memproklamasikan Kemerdekaan Negara Papua Barat.

Otonomi Khusus II dimulai pada 1 Desember 2001 berdasarkan UU Otsus No. 21/2001 yang disahkan pada November 2001 oleh Megawati Soekarnoputri. Undang-Undang Otonomi Khusus ini berlaku selama 20 tahun, oleh karena itu akan berakhir tahun ini (2020).

Otonomi Khusus III akan dimulai pada 2021.

Oleh karena itu, organisasi gerakan kemerdekaan Papua Barat seperti TPN PB OPM di bawah Jeffry Bomanak atau ULMWP di bawah Benny Wenda harus memastikan bahwa Papua Barat memiliki konstitusi yang formal, diakui dan diterima oleh banyak pihak di Papua Barat dan masyarakat PApua Barat agar dapat melamar ke dalam wilayah Republik Papua Barat.

Ketika ditanya tentang posisinya pada Jeffry Bomanak, Jenderal Tabi mengatakan, sekarang bukan waktunya lagi membicarakan perbedaan dalam masyarakat Papua Barat.

“Kita telah menyia-nyiakan banyak waktu yang berharga untuk memikirkan dan membicarakan friksi internal dan ini membuat kita tidak punya tenaga dan bahkan tidak ada waktu untuk memikirkan bagaimana melawan bangsa Indonesia, apalagi pertarungan yang sebenarnya,

Semua orang Melanesia di Papua Barat sekarang fokus pada Undang-Undang Otonomi Khusus dan kemerdekaan Papua Barat. Kita semua adalah satu Satu Orang - Satu Jiwa, kita hanya berbeda dalam pendekatan dan metode untuk memperoleh kemerdekaan, tetapi orang dan tujuan atau jiwa hanya satu dan sama untuk kita semua

Hanya Indonesia dan pendukungnya yang ingin menyebut perbedaan ini sebagai faksionalisme dan konflik internal.

kata Tabi.

Dia menekankan bahwa ULMWP atau OPM harus memiliki konstitusi yang jelas, sah, diakui publik untuk West Papua, pemerintahan yang jelas dan sah yang didirikan berdasarkan konstitusi ini dan mengumumkannya kepada dunia. Konstitusi dan pemerintahan ini harus go internasional dan mencari pengakuan dari komunitas global.

Tabi berkata, “Ini adalah satu-satunya cara maju di atas meja. Tidak ada lagi pertumpahan darah, tidak ada lagi konflik berdarah. Kami ingin menyelesaikan masalah dengan cara yang beradab ”.

Ditanya tentang pernyataan mantan Wakil Presiden Indonesia yang ingin berdialog dengan semua pihak di Papua Barat, Jenderal Tabi mengatakan tidak memiliki kapasitas dan kewajiban untuk berbicara politik. Dia mengusulkan MELANESIA.news untuk menanyakan Benny Wenda atau Jeffery Bomanak.

Ketika MELANESIA.news bertanya kepada Jenderal Tabi apakah dia senang atau tidak dengan apa yang ULMWP lakukan dengan Tentara Papua Barat (WPA), dia berkata, “Tentunya Panglima Tertinggi saya, Jenderal WPRA Mathias Wenda tidak begitu senang. Saya sangat tidak bahagia. Hampir semua komando militer di Papua Barat tidak senang. "

Ditanya apakah WPA akan mendekati TPN PB OPM di bawah pimpinan Jeffry Bomay, Jenderal Tabi mengatakan sejauh ini tidak ada jawaban, tetapi setidaknya semua komando yang mengkampanyekan kemerdekaan Papua Barat memiliki satu garis leluhur, satu bangsa, satu tujuan: untuk membebaskan Papua Barat dari penjajahan .

Tuesday, 1 November 2016

Papuans in West Papua Only Have One Killer: The Malay Indos

PMNews asked the West Papua Revolutionary Army on recent killings happening in West Papua, who are the killers? Or Who is causing troubles in West Papua despite tens of visits to West Papua by the colonial president Joko Widodo. Lt. Gen. Amunggut Tabi says, Papuans in West Papua Only Have One Killer: The Malay Indos. […]

from WordPress http://ift.tt/2fcjz45
via IFTTT

Thursday, 27 October 2016

Berdoa Jutaan Kali, NKRI Tidak Akan Pernah Menebus Dosa-Dosanya atas Bangsa Papua

Menanggapi berbagai pemberitaan di media-media kolonial Indonesia dan berbagai jaringan aktifis Papua Merdeka, yang menuntut Presiden Kolonial NKRI Joko Widodo menyelesaikan berbagai kasus pelanggaran HAM Papua dan membandingkan peliputan media Indonesia terhadap pembunuhan terhada Wayang Mirna Solihin yang dilakukan oleh Jessica Kulama Wongso, jugra kritikan dan harapan-harapan dari organisasi LSM Indonesia Indonesia seperti Setara, Kontras, […]

from WordPress http://ift.tt/2ePyva1
via IFTTT

Wednesday, 19 October 2016

Orang Papua Cepat Menjadi Profesional Pemain Sepak Bola, Tapi Politik Masih Belum Bisa Juga

Dapat dikatakan sebagai kekecewaan, tetapi juga sekaligus sebagai sebuah pernyataan berdasarkan penilaian, disampaikan oleh Lt. Gen. TRWP Amunggut Tabi dari Markas Pusat Pertahanan bahwa orang Papua sudah berhasil bermain sepak bola secara profesional dalam waktu yang relatif singkat, tetapi untuk bermain politik secara profesional sudah memakan waktu setengah abad lebih tetapi masih belum juga belajar […]

from WordPress http://ift.tt/2eRkuuL
via IFTTT

Friday, 7 October 2016

Lt. Gen. Amunggut Tabi: Mari Tinggalkan Kampung Masalah, Kita Pindah ke Jalan Solusi

Dengan terbentuknya ULMWP sebagai lembaga eksekutif perjuangan Papua Merdeka, PNWP sebagai lembaga legislatif dan para panglima serta gerilyawan di rimba raya New Guinea sebagai alat negara dalam membela dan mempertahankan tanah leluhur pulau New Guinea Bagian Barat, maka berakhirlah sudah pekerjaan yang telah diberikan oleh Gen. TRWP Mathias Wenda sebagai Panglima Tertinggi Komando Revolusi. Secara […]

from WordPress http://ift.tt/2d80MsK
via IFTTT

Thursday, 6 October 2016

Tujuan Papua Merdeka BUKAN Adil dan Makmur, tetaapi untuk Keselarasan Hidup yang Abadi

Tujuan Papua Merdeka menurut Lt. Gen Amunggut Tabi, bukan seperti cita-cita kemerdekaan Indonesia atau negara lain di dunia seperti untuk "kehidupan yang adil dan makmur", untuk "perdamaian dan kebahagiaan, untuk kesejahteraan", untuk penegakkan hak asasi manusia dan berbagai cita-cita yang berorientasi sepenuhnya kepada kepentingan manusia. Menurut Tabi, "Kita mau bikin negara di era abad ke-21, […]

from WordPress http://ift.tt/2dvY9Rl
via IFTTT

Sunday, 2 October 2016

Undang-Undang ialah Fondasi dan Bahasa Negara, UURWP Sudah Menyatakan Itu Dengan Jelas

Seteah UURWP telah  dibentuk, setelah PNWP secara sah hukum revolusi mengambil tanggungjawab Parlemen Nasional West Papua yang bertugas utama membuat Undang-Undang, Mensahkan Anggaran Belanja dan mengawasi pelaksanaan pemerintahan, maka kita tidak bicara hal-hal yang biasa-biasa lagi. Kita bicara hukum sekarang. Dari Sekretariat-Jenderal TRWP, yang sebentar lagi akan berakhir masa tugasnya karena telah selesai tugasnya mempersiapkan […]

from WordPress http://ift.tt/2cKqXSw
via IFTTT

Friday, 16 September 2016

West Papua Today Has a Revolutionary Constitution to Guard Independence Struggle

The West Papua Revolutionary Army, headquartered in Sandaun Provinsi, Papua New Guinea has releaed a "Constitution for West Papua Struggle" that it calles "UNdang-Undang Revolusi West Papua" (West Papua Revolution Constitution), signed by WPRA Commander in CHief, Gen. TRWP Mathias Wenda on 7 September 2013, and has taken into force on 13 September 2016. According […]

from WordPress http://ift.tt/2d44iFp
via IFTTT

Monday, 12 September 2016

Negara West Papua, Tanah dan Bangsa Papua Kini Telah Memiliki UU Perjuangan Papua Merdeka

Dari Sekretariat-Jenderal Tentara Revolusi West Papua (TRWP) menyampaikan informasi menyusul pembocoran peristiwa penting yang telah terjadi dalam sejarah perjuangan kemeredkaan West Papua dari Markas Pusat Pertahanan (MPP) TRWP bahwa Negara West Papua, Bangsa Papua dan Tanah Papua di bagian barat Pulau New Guinea kini telah dengan resmi, di era revolusi kemerdekaan West Papua, memiliki sebuah […]

from WordPress http://ift.tt/2coCKGq
via IFTTT

Tuesday, 23 August 2016

Tentara Revolusi West Papua Menuntut Penembakan di Lanny Jaya Segera Diusut Tuntas

Menanggapi berita terakhir yang diturunkan oleh media Online bersumber dari Cyber Army Indonesia, harianpapua.com, dari Markas Pusat Pertahanan Tentara Revolusi West Papua (MPP TRWP), Lt. Gen. Amunggut Tabi atas nama MPP menyatakan Polisi Kolonial Indonesia segera usut tuntas dan hukum pelaku penembakan manusia sipil di Lanny Jaya 22 Agustus 2016. Menanggapi pemberitaan oleh Harian Papua, […]

from WordPress http://ift.tt/2b9Hipw
via IFTTT

Tuesday, 19 July 2016

Papua Merdeka Muncul Justru Karena Sekolah, Kalau Tidak Sekolah Bagaimana BIcara Merdeka?

Menanggapi yang dikatakan oleh salah satu Menteri NKRI dalam CNN INdonesia "Mendikbud: Separatisme Papua Dipicu Tingkat Pendidikan Rendah", Oktaviani Satyaningtyas, CNN Indonesia, Jumat, 15/07/2016 16:01 WIB, Papua Merdeka News menyampaikan tanggapan dari Tentara Revolusi West Papua bahwa justru pendidikan NKRI-lah yang telah mengajarkan dan membantu anak-anak Papua mengerti bahwa kemerdekaan West Papua di luar NKRI […]

from WordPress http://ift.tt/2apLRad
via IFTTT

Amunggut Tabi: Tinggalan Egoisme Individualis dan Mari Sepenuhnya Dukung ULMWP

Amunggut Tabi dari Markas Pusat Pertahanan Tentara Revolusi West Papua menyatakan memang "perjuangan dan pengorbanan ialah dua sisi mata uang yang satu". Setiap perjuangan pasti ada pengorbanannya, tetapi kita harus mengajukan tiga pertanyaan penting: Pengorbanan apa yang pantas pada waktu kapan? Berapa banyak dan berapa lama pengorbanan harus kita berikan? dan Apakah pengorbanan itu dipersembahkan […]

from WordPress http://ift.tt/29RhuKZ
via IFTTT

Tuesday, 5 July 2016

Amunggut Tabi: Politik Melanesia dan Dukungan Negara-Negara Melanesia

Setelah beberapa kali di tahun lalu menyebutkan gelagat Papua Merdeka di kawasan Melanesia dengan tema politik Melanesia, kini Amunggut Tabi, Gen. TRWP, Sekretaris-Jenderal Tentara Revolusi West Papua (TRWP) kembali memberikan catatan lewat email kepada PMnews sbb. Dengan hormat, Belakangan ini berbagai tanggapan terhadap perjuangan Papua Merdeka telah berdatangan, baik dari kolonial Indonesia maupun dari negara-negara […]

from WordPress http://ift.tt/29hGbjP
via IFTTT

Amunggut Tabi: Seruan kepada Pejuang dan Organisasi Perjuangan Papua Merdeka

Dari Kantor Sekretariat-Jenderal Tentara Revolusi West Papua (TRWP) Gen. TRWP Amunggut Tabi atas nama Markas Pusat Pertahanan (MPP) TRWP menyerukan agar segera diperhatikan sejumlah hal berikut: Segera dilakukan perapihan organisasi dan penajaman perjuangan Papua Merdeka, agar ULMWP dan NRFPB segera menyelenggarakan pertemuan-pertemuan secara rutin dan menyeluruh,bersama-sama semua komponen organisasi dan tokoh perjuangan Papua Merdeka, duduk […]

from WordPress http://ift.tt/29hAJ02
via IFTTT

Saturday, 2 July 2016

Luhut Binsar Panjaitan itu Preman Politik Tidak Jauh Berbeda dari Milisi Jalanan

Lt. Gen. TRWP Amunggut Tabi dari Markas Pusat Pertahanan Tentara Revolusi West Papua menyebut cara kerja Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Republik Indonesia tidak jauh berbeda daripada cara berpikir dan cara bekerja preman politik dan milisi jalanan. Cara kerjanya jauh tidak bermartabat daripada para aktivis Papua Merdeka. Berikut petikan wawancara Papua Merdeka News […]

from WordPress http://ift.tt/29lhk0T
via IFTTT

Wednesday, 29 June 2016

Selamat HUT Kemerdekaan West Papua 1 Juli 2016

Dari Markas Pusat Pertahanan (MPP) Tentara Revolusi West Papua, dengan ini mengucapkan SELAMAT HUT KEMERDEKAAN WEST PAPUA YANG KE-45 Tanggal 1 Juli 2016             Dengan usia kemerdekaan yang terus bertambah, kita bangsa Papua semakin bertambah dewasa, semakin bersatu dan semakin giat dalam memperjuangkan kemerdekaan ini, sampai akhirnya penjajah NKRI keluar […]

from WordPress http://ift.tt/294kGRS
via IFTTT

Sunday, 26 June 2016

BREXIT Secara Otomatis dan Pasti Membatalkan Argumen NKRI Harga Mati dan Pepera Sudah Final

BREXIT menjadi tolak ukur secara global, di zaman ini, menunjukkan martabat dan identitas demokrasi sejati, yaitu "Suara Rakyat, Suara Tuhan" dan referendum untuk West Papua ialah pasti dan harus. Betapapun pahitnya, betapapun negara tidak menerima, bepapapun mati harganya, betapapun sudah final, tetap, "Suara Rakyat, Suara Tuhan", Suara Rakyat Dapat dan telah terbukti berulang-ulang menggugat realitas […]

from WordPress http://ift.tt/28YJGfc
via IFTTT

Thursday, 16 June 2016

Papua Merdeka TIDAK untuk Mewujudkan Masyakat Papua yang Adil dan Makmur!

Pada bulan 10 Juni 1999, Utusan Khusus Gen. TPN/OPM Mathias Wenda ke Uni Eropa pernah ditanya oleh seorang aktivis lingkungan di Negeri Belanda, saat melakukan diskusi publik tentang perjuangan kemerdekaan West Papua "kenapa kalian mau merdeka? saya rasa kalian lebih bagus dengan Indonesia, sebab kalau kalian merdeka, nanti banyak perang suku, dan nanti bagaimana kalian […]

from WordPress http://ift.tt/1YstoNT
via IFTTT