Papua Merdeka News

Papua, Irian Jaya, Western New Guinea News Feeder

Telp:+675-78213007 (WA)
Email: tofreemalensia@gmail.com
Mail. Mail: 635 Vision City, NCD, POM,Papua New Guinea
Showing posts with label Gerilya RImba. Show all posts
Showing posts with label Gerilya RImba. Show all posts

Wednesday, 8 September 2021

Kontak Tembak di Perbatasan Papua Nugini, 1 Anggota TNI Meninggal

Reporter: Antara

Editor: Syailendra Persada

Senin, 30 Desember 2019 16:01 WIB

Prajurit TNI dan Polri mengusung peti jenazah korban KKB di Bandara Moses Kilangin Timika, Mimika, Papua, Jumat, 7 Desember 2018. Dalam insiden penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata di Kabupaten Nduga, 19 orang pekerja dan seorang tentara dinyatakan meninggal. ANTARA/Jeremias Rahadat

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang anggota TNI meninggal dalam kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat mengambil logistik dari Pos Kali Asin yang berada di perbatasan RI-Papua Nugini pada Senin, 30 Desember 2019.

Anggota TNI ini diketahui bernama Serda Miftakfur, yang merupakan Wakil Komandan Pos Bawen Baru Yon infanteri 713/ST.

Miftakfur meninggal akibat luka tembak di bahu kiri tembus perut belakang. Sedangkan seorang rekannya yakni Prada Juwandy mengalami luka tembak di pelipis kanan dan bahu kiri. Jenazah Serda Miftakfur, saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Marthen Indey, Jayapura.

Kepala Pangdam XVII Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto mengkonfirmasi insiden ini. “Kami belum mendapat laporan tentang kelompok KKB yang melakukan kontak dengan prajurit di perbatasan RI-PNG yang masuk dalam wilayah Kabupaten Keerom,” kata Eko.

Monday, 26 April 2021

Kabinda Papua dikabarkan meninggal dunia di Beoga, Papua


Jayapura, Jubi – Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Putu IGP Dani NK, Minggu (25/4/2021) dikabarkan meninggal dunia di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Kabar meninggalnya Kabinda Papua ini dikonfirmasi oleh Kapolda Papua, Irjenpol Mathius Fakhiri. Namun apa penyebabnya belum diketahui secara pasti.

“Memang benar Brigjen TNI Putu Dani yang menjabat Kabinda dilaporkan meninggal di Beoga namun hingga kini belum ada laporan lengkapnya,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri dikuti Antara, Minggu (25/4/2021).

Rencananya, jenazah Kabinda akan dberangkatkan dari Beoga ke Timika esok hari, Senin, 26 April 2021 menggunakan Helikopter Caracal yang take off dari Timika pukul 06.00 WIT. (*)

Kabinda Papua Gugur di Beoga

 Kapolda: Beoga Masih Siaga, Anggota Melakukan Pengejaran


JAYAPURA-Distrik Beoga kembali ‘memanas’ setelah beberapa waktu sebelumnya dinyatakan kondusif. Seorang perwira tinggi TNI berpangkat bintang satu yang menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen  TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya, gugur setelah ditembak mengenai kepala oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Dambet, Minggu (25/4) sekira pukul 15:30 WIT.

Diketahui, Kabinda Papua ditembak saat meninjau lokasi pembakaran yang dilakukan KKB di Beoga, Kabupaten Puncak yang berlangsung dua pekan lalu.

Panglima Kodam XVII, Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono saat dikonfirmasi membenarkan insiden penembakan tersebut.

“Betul beliau gugur dan saat ini jenazah masih berada di Beoga, masih kita monitor terus. Direncanakan Senin (26/4) jenazah kita evakuasi dari Beoga,” ungkap Pangdam saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, kemarin (25/4).

Lanjut Pangdam, penembakan tersebut terjadi sekira pukul 15.30 WIT. Hanya saja hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait kronologis kejadian penembakan. Hal ini dikarenakan sulitnya akses komunikasi di daerah tersebut.

“Kami belum tahu kronologinya seperti apa. Sebab komunikasi masih terputus antara Beoga dengan Ilaga, ilaga dengan di sini (Jayapura-red). Untuk sementara kita juga masih dalami,” paparnya.

Terkait dengan peristiwa tersebut lanjut Pangdam, Senin (26/4) hari ini dirinya akan bertolak ke Mimika. “Rencananya saya akan ke Timika untuk memonitor,” ucapnya.

Secara terpisah, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyampaikan dirinya sudah mengetahui informasi gugurnya Kabinda Papua. Mathius Fakhiri mengatakan, saat ini perkuatan anggota masih  berada di Beoga.

“Perkuatan kami hingga saat ini masih ada di Beoga. Mereka sedang bekerja dan melakukan pengejaran,” kata Kapolda Mathius Fakhiri saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Minggu (25/4).

Menurut Mathius Fakhiri, status Beoga memang belum sepenuhnya kondusif pasca beberapa rentetan peristiwa yang terjadi di daerah tersebut.

“Status Beoga masih siaga, belum aman. Kita tetap melakukan langkah-langkah pemulihan dengan penindakan hukum di sana,” tegasnya.

Sementara itu, dari data yang didapat Cenderawasih Pos, Minggu (25/4) terjadi Kontak tembak di sekitar Kampung Dambet atau sekitar sekolah dasar (SD) yang sebelumnya dibakar KKB Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Sekira pukul 09.20 WIT, tim termasuk Kabinda Papua, Brigjen  TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya  berangkat ke Kampung Dambet menggunakan delapan unit sepeda motor untuk melaksanakan observasi lapangan.

Sekira pukul 15.50 WIT, diperoleh informasi terjadi kontak tembak antara rombongan dengan KSB di Kampung Dambet.

Pukul 16.00 WIT, Tim Satgas Elang dan Delta melaksanakan evakuasi ke lokasi kontak dengan berjalan kaki.

Berdasarkan laporan handy talky (HT) Kabinda terkena tembakan di bagian kepala dan direncanakan pelaksanaan evakuasi dari Beoga ke Mimika, Senin (26/4) hari ini.

Adapun rencana evakuasi Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya yaitu dari Beoga ke Timika menggunakan hellycopter caracal. Setelah itu jenazah diterbangkan ke Jakarta. (fia/ana/nat)

Teror KKB di Kabupaten Puncak

8 April 2021

KKB melakukan aksi penembakan di salah satu kios di Kampung Julugoma. Dalam aksi ini, KKB menembak mati seorang guru SD Inpres Beoga atas nama Oktovianus Rayo. Selain menembak mati seorang guru, KKB juga membakar tiga ruangan di SMA Negeri 1 Beoga.


9 April 2021

KKB kembali menembak seorang Guru SMPN 1 Beoga bernama Yonatan Randen dengan luka tembak di bagian dada hingga meninggal dunia.


11 April 2021

KKB berulah lagi dengan membakar sembilan ruangan di SMPN 1 Beoga.


14 April 2021

KKB pimpinan Lekagak Telenggen, menembak mati seorang pengendara ojek bernama Udin (41) di Kampung Eromoga, Distrik Emokia.


15 April 2021

KKB menembak seorang pelajar kelas X SMA Negeri Ilaga bernama Ali Mom di Kampung Uloni, Distrik Ilaga.


17 April 2021

KKB kembali berulah di Kampung Dambet, dengan membakar gedung sekolah, rumah kepala suku dan tiga rumah dinas guru.


25 April 2021

KKB menembak Kabinda Brigjen  TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya saat melakukan observasi lapangan di Kampung Dambet.


Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Wednesday, 20 January 2021

Baku tembak di jembatan WABUGO Intan Jaya Satu Anggota TNI Tertembak Di Tempat

 The .TPNPB NEWS:


INTAN JAYA, hari Senin tanggal19 Januari 2021, pukul 3:15.
Kembali terjadi baku tembak antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di jembatan WABUGO kabupaten intan jaya.
Dalam kontak senjata ini pihak TPNPB tembak mati satu anggota TNI di tempat dan beberapa anggota luka-luka dan satu kendaraan milik TNI ancur total.Sementara pihak TPNPB tidak ada korban maupun luka-luka.
Komandan lapangan Lewis Kogeya melaporkan via telepon selulernya bahwa kepada awak mendia The TPNPB News.
Kami baku kontak dengan TNI di jembatan WABUGO Kata kogeya saya bersama pasukan saya baku tembak dengan TNI dan menewaskan satu anggota TNI di tempat.
Laporan langsung dari komandan lapangan Lewis. Kogeya kepada awak media TPNPBNEWS
Lewis. Kogeya adalah pasukan khusus kodap III Ndugama di bawah pimpinan jenderal Egianus. Kogeya.
Di keluarkan markas 19 January 2021.
Penangung jawab
Lewis kogoya
_______________________________
Panglima Kodap III Ndugama Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat.
Brijend. Egianus Kogoya
_______________________________
Panglima TINGGI Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat.
Jend. Goliat Tabuni
_______________________
Laporan awak media The TPNPB NEWS

Sunday, 22 November 2020

OPM Tantang TNI Perang Terbuka, “Kalian Tentara Penakut Silahkan Pulang”

 POJOKSATU.id, JAKARTA – Video sekelompok orang diduga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, tampak beberapa orang menenteng senjata laras panjang dan golok. Ada pula bendera bintang Kejora yang merupakan bendera OPM.

Para anggota OPM itu menantang TNI dan Polri datang ke Nduga Papua untuk perang terbuka.

“TNI datang ke Nduga, kita perang terbuka. Saya dan kau, kalian semua pasukan-pasukan tentara, polisi untuk perang terbuka di tanah Nduga ini,” ucap salah satu pria dalam video tersebut.

“Kalau kalian berani, datang ke sini. Kalau kalian tentara penakut, silahkan pulang,” imbuhnya.

Ia menunjukkan salah satu senjata laras panjang yang diduga hasil rampasan dari tangan aparat keamanan.

“Kalian sudah mati, tentara, polisi senjatamu sudah saya dapatkan, ini senjatamu, kalian satu per satu sudah mati,” kata pria itu lagi.

Video tersebut dibagikan oleh akun Twitter @framvok pada Sabtu, 21 November 2020.

“Ditantangin OPM di Papua malah bikin rusuh di petamburan. Si dung dung telah merendahkan mertabat TNI,” tulisnya.

Dari penelusuran pojoksatu.id, video ini sudah pernah beredar pada September 2020 lalu. Namun hingga kini identitas sekelompok pria dalam video tersebut belum diketahui.

Sebelumnya, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) menantang pasukan elit TNI, Komando Operasi Khusus atau Koopsus untuk membuktikan kehebatannya di Papua.

Koopsus menjadi perbincangan ramai sejak beberapa hari terakhir setelah mendatangi markas FPI di Petamburan Jakarta.

Menurut HNW, KKB merupakan kelompok separatis yang jelas-jelas mengancam kedaulatan NKRI.

“Apalagi kembali KKB, Kelompok Separatis OPM, kembali berulah, 2 warga sipil di Ilaga Papua mereka tembak. Aksi berulang itu secara nyata mengancam kedaulatan hukum dan eksistensi NKRI,” tulis HNW di akun Twitternya, @hnurwahid, Sabtu (21/11).

Mantan Presiden PKS itu membagikan tautan berita berjudul “KKB Kembali Berulah, Diduga Tembak 2 Warga Papua di Ilaga”.

“TNI dengan Koopsusnya, harusnya fokus ke sana, buktikan kehebatan mereka atasi kelompok teroris separatis ini,” pinta HNW.


(one/pojoksatu)

Monday, 16 November 2020

Satu Anggota TNI AD Ditembak oleh Pasukan TPN PB OPM di Paniai

 



The TPNPB PANIAI News : SATU ANGGOTA TNI AD DI TEMBAK OLEH PASUKAN TENTARA PEMBEBASAN NASIONAL PAPUA BARAT ORGANISASI PAPUA MERDEKA TPNPB OPM DI INTAN JAYA TITIGI Per 15 November 2020 07,10 pagi waktu papua barat (wpb 

The TPNPB News :Siaran Pers Resmi Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB Per 15 November 2020

Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM telah terima laporan langsung Dari Intan Jaya kepada The TPNPB PANIAI News pada hari minggu 15 November 2020

 dalam INI Komandan Battalion yang memimpin Perang yaitu Aibon Kogeya mengatakan bahwa mereka telah melakukan serangan terhadap Pasukan TNI di Kampung Titigi, District Sugapa

Komandan Battalion Aibon Kogeya dan Wakil Panglima Kodap VIII Intan Jaya bertanggungjawab atas Penembakan, dan Pasukan  TPNPB-OPM tidak akan berhenti perang sampai Papua merdeka .

Tanggung jawab

Pemimpin serangan di lapangan

Lewis kogoya

====================

Panglima kodap VIII Intan Jaya

Brijend. Sabinus Waker

====================

Komandan Operasi Nasional Pembebasan Nasonal Papua Barat (TPNPB).

Mayjend. Lekagak Telenggen

====================

Panglima Tinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Jendral. Goliat Tabuni

====================

 The TPNPB PANIAI News melaporkan

Saturday, 7 November 2020

Tiga Anggota TNI Di tembak Pasukan TPNPB-OPM Di Intan Jaya Papua, Dan Satu Anggota TNI Tewas

The TPNPB News : Siaran Pers Resmi Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB Per 7 November 2020


Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM telah terima laporan langsung Dari Intan Jaya pada hari Jumat tanggal 6 November 2020, dan dalam INI Komandan Battalion yang memimpin Perang yaitu Aibon Kogeya mengatakan bahwa mereka telah melakukan serangan terhadap Pasukan TNI/Polri di Kampung Titigi, District Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Komandan Battalion Aibon Kogeya dan Wakil Panglima Kodap VIII Intan Jaya bertanggungjawab atas Penembakan, dan Pasukan  TPNPB-OPM tidak akan berhenti perang sampai Papua merdeka penuh Dari Tangan Pemerintah Colonial Republic Indonesia. 

Laporan lengkap boleh ikuti dibawah INI!!

Berita Terkini: 

Kontak Senjata Anatara Pasukan TPNPB OPM dan Aparat Gabungan TNI Polri telah terjadi Pada hari Jumat tanggal 06 November 2020 pukul 13:00 WPB, bertempat diantara Kampung Munimai dan Laggoa  Distrik Agisiga KB Intanya Provinsi Papua.

Pasukan TPNPB-OPM dibawah Pimpinan Aibon Kogeya telah lakukan serangan terhadap Aparat Gabungan TNI Polri, akhirnya kontak senjata pun telah terjadi.

Dalam Hal INI,  Aibon Kogoya Mengaku bahwa Siap Bertagggung Jawab Atas Menembak Mati 2 Aggota TNI dan beberapa Orang Lainnya Yang mengalami Luka luka dalam serangan INI.

Kronologis:

Kontak senjata terjadi  Pada Pukul 13:30 Waktu Papua, Ketika Aggota TNI Polri Dari kampung Munimai Menuju Kampung liwuga.

Tujuan anggota TNI Polri ke Liwuga  Mencari kami Anggota TPNPB Sambil Menggaggu Akftivitas Rakyat Sipil Di setiap Kampung yang ada di wilayah Kabupaten Intan Jaya.

Dan kali ini Pasukan Gagabungan TNI Polri Masuk di Kampung Munimai Menuju Kampung Laggoa, Namun Kami Berhasil Menghadang Mereka Dan Menembak Mati dua Aggota TNI, dan  Nama Serta status Lengkap Susah Dipastikan Sebab TNI Polri Menggunakan Alat Alat Perang Yang Caggih sehingga Kami Bertahan Ditempt sambil baku tempak.

Kemudian Aggota saya (TPNPB) Tidak ada yang Korban Maupun Luka luka.

Pernyataan Sikap.

  1. Kami Meminta Kepada Presiden Jokowi serta Jajarannya Agar Menekan atau Memberi Pemahaman kepada  Pesurunya  (TNI Polri) Agar Tahu Hukum Humaniter Perang dan Tidak Melaggar Hak Hak Rakayat Sipil;
  2. Nengara Segera Hentikan Pembunuhan, Pemerkosaan, Peramabasan, Penculikan, Pembunuhan Terhadap Orang Asli Papua dari Sorong Sampai Merauke;
  3. Negara Kolonial Indonesia Mulai dari Presiden Sampai Desa, Segera Hentikan Lobi lobi Investasi Asing Untuk Masuk di Seluruh Wilayah Papua. sebab Kami Rakyat Papua Korban dari Imperialisme, Kapitalisme, yang di  pesur Dari Pemerintah kolonial indonesia;
  4. Kami Tidak akan berhenti perang, tetapi kami akan Lawan..lawan..dan Lawan  Sampai Titik Pegabisan. Artinya Papua merdeka penuh baru kami akan berhenti perang.

Demikian Pernyataan ini Membuat dengan Sesungguhnya  Atas Nama Parah Pahlawan yang sudah Menduhuli kami, Alam Papua Manusia Papua dan Roh-Roh Revolusi Bagi bagsa Papua Barat.

Dilaporkan langsung oleh Komandan Battalion Aibon Kogeya via Telp seluruhnya, langsung Dari Intan Jaya Papua.

Dan diteruskan kepada semua pihak oleh Jubir TPNPB-OPM Sebby Sambom. 

Terima masih Atas perhatian dan  kerja sama yang baik. Tuhan jaga kita semua.




Saturday, 10 October 2020

Serangan Fajar TPN PB Pagi ini di Post TNI Menembak MAti 10 Anggota TNI di Keneyam

Komandan dan Pasukan TPB PB OPM

Nndugama 10 October 2020,03 :40. pagi subuh dini hari terjadi serangan fajar yang di lakukan oleh Pasukan TPNPB KODAP III NDUGAMA. PEREK KOGOYA melaporkan kepada The TPNPB News bahwa kami serang pos TNI Kantor DPR Lama Jalan Koteka, serangan tersebut sepuluh (10) Anggota kolonial TNI telah ditembak Mati oleh pasukan TPNPB.


Panglima kodap KODAP III NDUGAMA Brigjen EGIANUS KOGOYA melaporkan melalui Telepon seluler bahwah, pasukan saya sudah mengambil posisi dari malam hari untuk serangaan ini, dan pasukan kami belum ada korban dalam serangan ini.

Sampai kapanpun kami tetap serang sampai tujuan kemerdekan kami tercapai maka, kamu anggota TNI maupun POLRI datang bertugas ke Ndugama maupun di seluruh papua, tetap kami lawan.


Penangung jawab

Panglima kodap III Ndugama, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat.

Brijen EGIANUS KOGOYA

Komandan Operasi Nasional, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat

Mayjend LEKAGAK TELENGEN

Panglima Tinggi, Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat

Jendral GOLIAT TABUNI

Friday, 13 March 2020

TPNPB Nyatakan Perang di Areal Freeport Indonesia - Timika

Monday, 2 March 2020

Mobil Patroli Polsek Tembagapura Papua Diberondong Tembakan, 1 Polisi Luka

Saiman - detikNews

Ilustrasi penembakan. (Foto: AFP)
Timika - Mobil patroli Polsek Tembagapura ditembaki kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di kawasan Kampung Utikini Lama, Distrik Tembagapura, Timika, Papua. Polisi memburu pelaku.
"Iya, benar mobil patroli kami ditembaki KKSB, tapi untuk pelaku sedang dilidik," kata Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata saat ditemui di Timika, Senin (2/3/2020).

Dia mengatakan mobil tersebut ditembaki saat berpatroli. Penembakan terjadi pada pagi ini sekitar pukul 10.00 WIT.

Dikabarkan, mobil jenis long wheel base (LWB) Patroli Polsek Tembagapura itu diberondong tembakan dari arah kiri dan kanan saat melintas di kawasan kampung tersebut. Seorang anggota polsek bernama Briptu Andika Walli terkena serpihan kaca mobil yang ditembaki.

"Satu anggota terkena serpihan kaca, kondisi baik-baik saja," kata Era.

Ia menambahkan pasukan telah melakukan pengejaran untuk mencegah kelompok tersebut masuk ke area Tembagapura.

(jbr/idh)

Monday, 27 January 2020

Kontak Tembak di Intan Jaya Papua, Dua Anggota KKB Tewas

Tim detikcom - detikNewsMinggu, 26 Jan 2020 20:52 WIB
Foto: Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw (Wildan/detikcom)
Intan Jaya - Kontak tembak kembali terjadi di Papua. Kali ini, baku tembak terjadi di Kampung Jupara, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

"Memang benar ada laporan tentang terjadinya kontak tembak di Kabupaten Intan Jaya, Minggu (26/1)," kata Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw dilansir Antara, Minggu (26/1/2020).




Waterpauw mengatakan dua orang tewas dalam kontak tembak antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) dengan TNI/Polri tersebut. Keduanya merupakan anggota KKB.

"Hingga menewaskan dua anggota KKB," ujarnya.




Waterpauw mengungkapkan, meski terjadi kontak tembak, situasi di Intan Jaya relatif kondusif. Dia mengimbau semua anggotanya untuk tetap waspada,

"Anggota diminta untuk selalu waspada," kata Waterpauw.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebelumnya pada Selasa (14/1) juga telah terjadi kontak senjata di Kampung Titigi, Distrik Agisiga. Dilaporkan satu anggota KKB tewas tertembak.

(mae/gbr)

Thursday, 27 October 2016

Legislator sebut Polda ijinkan keluarga temui terduga anggota OPM

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, Laurenzus Kadepa menyatakan Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengijinkan pihak keluarga menemui Jemmy Magai Yogi, Damianus Magai Yogi dan Aloisus Kayame, empat warga Paniai yang ditangkap bersama Jona Wenda beberapa pekan lalu oleh Tim Khusus Polda Papua. Keempat orang ini ditangkap lantaran diduga sebagai anggota OPM wilayah Paniai dan disebut-sebut polisi […]

from WordPress http://ift.tt/2ePdI6i
via IFTTT

Monday, 24 October 2016

Anggota TNI Terluka Diserang Kelompok OPM di Puncak Jaya, Papua

Minggu 23 Oct 2016, 11:02 WIB, Wilpret Siagian - detikNews Jayapura - TNI dari Satuan Taipur mengalami kontak tembak dengan kelompok TPN/OPM kelompok Philia, di Gurage, Puncak Jaya, Papua. Akibatnya, satu anggota TNI mengalami luka tembak di tangan dan kaki. Kontak tembak terjadi Sabtu (22/10/2016) sekitar pukul 15.00 WIT saat anggota TNI sedang melakukan penjalanan […]

from WordPress http://ift.tt/2eH4RSq
via IFTTT

Tuesday, 23 August 2016

OPM, TPN/OPM dan Penembakan di Tanah Papua Pasca ULMWP, Logis?

Ada tiga nama organisasi yang kita orang Papua harus rapihkan, sejalan dengan diterimanya ULMWP sebagai organisasi perjuangan politik dan diplomasi Papua Merdeka. Organisasi ini tidak hanya diakui oleh orang Papua di West Papua, tetapi juga orang Papua di seluruh pulau New Guinea dan orang Melanesia. Bukan orang Papua dan Melanesia saja, tetapi negara-negara Melanesia dan […]

from WordPress http://ift.tt/2bhdFOQ
via IFTTT

Tentara Revolusi West Papua Menuntut Penembakan di Lanny Jaya Segera Diusut Tuntas

Menanggapi berita terakhir yang diturunkan oleh media Online bersumber dari Cyber Army Indonesia, harianpapua.com, dari Markas Pusat Pertahanan Tentara Revolusi West Papua (MPP TRWP), Lt. Gen. Amunggut Tabi atas nama MPP menyatakan Polisi Kolonial Indonesia segera usut tuntas dan hukum pelaku penembakan manusia sipil di Lanny Jaya 22 Agustus 2016. Menanggapi pemberitaan oleh Harian Papua, […]

from WordPress http://ift.tt/2b9Hipw
via IFTTT

Monday, 4 January 2016

Kronologi Kelompok Bersenjata Serbu Polsek Sinak Papua

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia Senin, 28/12/2015 12:16 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Markas Besar Kepolisian RI menyatakan penyerangan terhadap Polsek Sinak di Kabupaten Puncak, Papua, dilakukan oleh kelompok yang terdiri dari belasan orang bersenjata. (Simak Fokus: SIAPA TEMBAK POLISI PAPUA?) Berikut kronologi penyerbuan yang terjadi sekitar pukul 20.45 WIT seperti dijelaskan oleh Kepala Bagian […]

from WordPress http://ift.tt/22FvcVq
via IFTTT

Tuesday, 29 December 2015

Kapolri: Penyerangan di Papua Akibat Kelalaian Polisi

Prima Gumilang, CNN Indonesia Selasa, 29/12/2015 18:00 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Kepolisian RI Badrodin Haiti menilai kasus penyerangan di Markas Polsek Sinak, Kabupaten Puncak, Papua, disebabkan karena kelalaian anggota kepolisian. Menurutnya, para gerilyawan selalu mencari kelengahan pihak lawan. "Namanya juga gerilya, cari kelengahan. Siapa yang lengah itu yang jadi sasaran mereka," kata Badrodin […]

from WordPress http://ift.tt/1NO7COz
via IFTTT

Kapolri Sebut Benny Wenda Dalang Penyerbuan Polsek di Papua

Abraham Utama, CNN Indonesia Selasa, 29/12/2015 11:25 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyatakan kelompok Benny Wenda berada di balik penyerangan Polsek Sinak di Kabupaten Puncak, Papua, yang menewaskan tiga polisi. Kelompok itu pula, kata Badrodin, yang menembak pesawat rombongan Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw saat hendak mendarat di Sinak kemarin. Lihat […]

from WordPress http://ift.tt/1PuJDXe
via IFTTT

Lekhaka Telenggen Klaim Bertanggungjawab Atas Penyerangan Polsek Sinak

Admin Jubi Dec 29, 2015 Sinak, JUBI — Lekhaka Telenggen (Leka Telenggen) yang mengaku sebagai pimpinan Kelompok bersenjata di kabupaten Puncak membenarkan peristiwa penembakan yang terjadi di Polsek Sinak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak Papua dilakukan oleh anggotanya. “Saya siap bertanggung jawab dalam peristiwa ini. Saya dan anggota sedang was-was di markas kami untuk mengatispasi serangan […]

from WordPress http://ift.tt/1RPuIrX
via IFTTT

Saturday, 19 September 2015

Gen. TRWP Mathias Wenda: Sandera-Menyandera itu Drama Abad Lalu

Menanggapi berbagai polemik berujung kepada saling menuduh di antara para kelompok piaraan NKRI di wilayah perbatasan West Papua - Papua New Guinea, terkait dengan penyanderaan dua warga kolonial Indonesia beberapa hari lalu, dan kini telah ditemukan hidup, atau dikembalikan oleh para kriminal piaraan NKRI, maka PMNews berkomunikasi dengan Markas Pusat Pertahanan Tentara Revolusi West Papua. […]

from WordPress http://ift.tt/1Ym8Kic
via IFTTT