Papua Merdeka News

Papua, Irian Jaya, Western New Guinea News Feeder

Telp:+675-78213007 (WA)
Email: tofreemalensia@gmail.com
Mail. Mail: 635 Vision City, NCD, POM,Papua New Guinea
Showing posts with label United Nations. Show all posts
Showing posts with label United Nations. Show all posts

Tuesday, 26 October 2021

KO BACA, SUPAYA KO TAU

Upayah Diplomasih Politik ULMWP, sudah nyata dan sangat jelas ditingkat Internasional sesuai dengan Roodmap/Petah Jalan ULMWP yang ditetapkan saat itu pada thn 2016, di Vanuatu..

Roodmap/Peta Jalan ULMWP, adalah melobi dan meyakinkan Negara2 Sub-Regional (MSG),, Regional (PIF,, Africa Union,, Caricom),, Inter-Regional (ACP), dan Internasional (PBB).. 

Perkembangan terakhir setelah Resolusi Forum 79 negara anggota ACP, yang meng-Adopsi Resolusi MSG dan PIF, 2019,, dan kemudian ditambah dengan Sikap Pemerintah Selandia Baru,, Australia, Inggris dan Belanda, maka saat ini dinyatakan sudah ada 83 Negara yang menyatakan Sikap Dukungan Politik terhadap Diplomasi ULMWP tentang RESOLUSI HAK PENENTUAN NASIB SENDIRI/REVERENDUM, bagi Bangsa West Papua.. 

83 negara anggota PBB, telah mendukung dan mendesak Komisi Tinggi HAM. PBB, segera ke Tanah West Papua untuk Investigasi berbagai kasus pelanggaran HAM, yang sudah dan sedang terjadi sejak lama (1960 - 2021)..

Tuhan telah menyatakan Kuasa-Nya dalam beberapa Rentetan Peristiwa Penting yaitu;

1. Presiden ULMWP, Tn. Benny Wenda memimpin delegasi Diplomat ULMWP, dan menghadiri Undangan Pertemuan Tingkat Tinggi Pemimpin Negara-negara MSG, di Port Moresby, PNG, pada pertengahan Februari 2018.. dan hasilnya Aplikasi baru ULMWP, untuk menjadi Anggota penuh di MSG, dinyatakan memenuhi Syarat, dan akan diumumkan oleh Sekertariat MSG di Vanuatu..

2. Presiden beserta Diplomat ULMWP, bersama Pemerintah Vanuatu menghadiri Undangan Pertemuan Tingkat Tinggi Pemimpin 18 Negara PIF, pada awal bulan Desember 2018, di Tuvalu, yang melahirkan Resolusi Hak Menentukan Nasib Sendiri bagi bangsa West Papua..

3. Presiden dan Diplomat ULMWP, bersama Pemerintah Vanuatu menghadiri Undangan Pertemuan Tingkat Tinggi Pemimpin Negara 79, ACP, pada awal Desember 2019, di Africa. Resolusi ACP, sangat jelas yaitu Mendukung Hak Penentuan Nasib Sendiri dan Mendesak Komisi Tinggi HAM. PBB, untuk Investigasi Pelanggaran HAM ditanah Papua..

4. Presiden dan Diplomat ULMWP, menghadiri Undangan 8 Anggota Parlemen selaku Partai Pemenang Pemilu atau Partai berkuasa saat ini di Inggris pada pertengahan November 2020, dan akhirnya Parlemen mendesak Pemerintah Inggris untuk mendukung Resolusi 79, negara ACP, dan Mendesak Komisi Tinggi HAM. PBB, segera Investigasi ke West Papua..

5. Presiden, dan Diplomat ULMWP, menghadiri Undangan 7 anggota Parlemen selaku Partai Pemenang atau Patai bekuasa di Belanda, pada pertengahan Desember 2020, yang akhirnya Parlemen mendesak Pemerintah Belanda untuk segera Mendukung Resolusi ACP,, dan Mendesak Komisi Tinggi HAM. PBB, segera Investigasi ke tanah Papua..

6. Dan kemarin awal januari 2021, setelah Deklarasi Pemerintahan Sementara ULMWP,, Tn. Presiden dan Diplomat ULMWP, telah di Undang dan menghadiri Pertemuan Parlemen Uni Eropa, termasuk Spanyol, Jerman dan Prancis untuk meng-UPDATE perkembangan situasi Politik dan HAM diatas Tanah West Papua..

Dan Juga terakhir Tn. Presiden dan Diplomat ULMWP, sudah bertemu serta meng-Update seluru Perkembangan Politik dan HAM atas Tanah Papua kepada Puan. Ketua Dewan HAM, PBB, yaitu perempuan asli Melanesia dalam sesi khusus.. Semoga..!!!

Tn. Presiden ULMWP, memberi KESAN dan PESAN pada kesempatan Tahun Baru 2021, yaitu; 

1. KESAN; 
Beberapa peristiwa penting tersebut diatas bukan karena kehebatan dan kepintaran kita Manusia, melainkan semata2 hanya Kasih dan Anugerah Tuhan Yesus Kristus selaku Raja diatas segala Raja bagi Rakyat West Papua..

Kolonial Indonesia memiliki fasilitas teknologi modern dan mengeluarkan Triliunan Dana Politik untuk Kampanye menggagalkan Diplomasi ULMWP, di seantero dari 193, negara2 anggota tetap di PBB, maka secara Material dan Logika Manusia yaitu Diplomasi ULMWP, dengan mudah dapat digagalkan oleh Otoritas Diplomat Kolonial Indonesia, namun hanya satu yang bangsa WP yakini bahwa Tuhan Yesus adalah Raja yang memiliki Kuasa diatas segalanya dapat berkehendak dan berperang untuk membelah kita yang tertindas..

2. PESAN; 
Persatuan adalah Kekuatan Utama yang Tuhan Kehendaki dan Tuhan Pimpin untuk kita mengakhiri Penderitaan dan Ratapan Panjang bangsa West Papua, maka sebaiknya dan sejujurnya kita harus bersatu dalam Motto Nasional kita yaitu One Soul - One People ( Satu Jiwa - Satu Bangsa )..
Kita semua hanya Alat/Media yang Tuhan gunakan untuk menggenapi Misi-Nya diatas bumi tercinta West Papua..
Kita wajib ber-Satu, saling meng-Koreksi dan Melangkah Maju bersama Kebenaran Sejarah Perjuangan Bangsa Kita, West Papua.

Akhir kata yaitu Bangsa Papua telah di Nubuatkan bahwa;

" Barang siapa yang bekerja BENAR dan JUJUR untuk Tanah West Papua,, Dia akan mendapat Satu Tanda HERAN, kepada Tanda HERAN yang Lain "

Rencana Tuhan sedang ter-GENAPI.

Sunday, 27 October 2019

Veronica Koman meets with Australian MPs about Papua

News Desk - The Jakarta Post
Human rights lawyer Veronica Koman (tribunnews/-)
Human rights lawyer Veronica Koman met with the Australian parliament's human rights subcommittee on Wednesday to speak with its members about the current situation in West Papua.

In a Facebook post about the visit, Veronica said that, together with Amnesty International Australia, she asked the Australian federal government to "do more to help stop the bloodshed in West Papua".

"[The MPs] were enthusiastic and asked many questions because they have heard of the unrest but do not know the details," she said.

Previously, Veronica had also met with United Nations high commissioner for human rights Michelle Bachelet in Sydney.

"I updated her about the current crisis gripping West Papua, particularly about the security approach by the Indonesian government, the displacement of civilians and the massive clampdown on freedom of expression, including arrests of peaceful activists," Veronica said in a Facebook post on Thursday.

Veronica, a lawyer for the Papuan Student Alliance, is currently wanted by the East Java Police who accuse her of provoking the protests and riots in Papua and West Papua that started in August.

She has been named a suspect for allegedly violating four laws: the Electronic Information and Transactions (ITE) Law, Law No. 1/1946 on misinformation, Article 160 of the Criminal Code and Law 40/2008 on the eradication of racial and ethnic discrimination.

Veronica has denied the charges, saying that the police have "overstepped their authority and gone over the top with exaggerations in an attempt to criminalize [her actions]". (kmt)

Thursday, 3 November 2016

Respect for Human Rights is a UN Principle

Tuesday, 1 November 2016 9:47 AM, Solomon Times News that the Indonesian government is upping the ante against supporters of West Papua comes as no surprise, a well-placed senior government source said. “It is no surprise to us, and I think it is not right to say that we are interfering with the internal affairs […]

from WordPress http://ift.tt/2fdVpr2
via IFTTT

Sunday, 23 October 2016

Countdown on for Indonesia’s response

By Len Garae Oct 21, 2016 0, DailyPost.vu The Chairman of Vanuatu Free West Papua Association, Pastor Allan Nafuki says all civil society organisations in country are united with the Chief Executive Officer (CEO) of Pacific Islands Association of Non-Government Organisation (PIANGO), Emele Duituturaga, to support the request made by the UN Committee on the […]

from WordPress http://ift.tt/2ewBAdM
via IFTTT

Friday, 14 October 2016

Anticipation Builds as Pacific CSOs Await Indoneia Response to UN

Press Release Date: 14 October 2016 Suva - The request made by the UN Committee on the Elimination of Racial Discrimination (CERD) to Indonesia to formally respond to allegations of racial violence and discrimination against Papuans by November is a sign that the attitude of the UN to West Papua’s case is beginning to change. […]

from WordPress http://ift.tt/2ecUOnM
via IFTTT

Wednesday, 21 September 2016

PM, UN Christian Mission President Meet In New York

PMPress Office - The President of the Christian Mission for the United Nations Community, Dr Garry Allen yesterday, Monday 19th September, met with Prime Minister Hon Manasseh Sogavare, inspiring him about the difference between the politician and statesperson and the challenges to the latter. The meeting was held at the margin of the 71st United […]

from WordPress http://ift.tt/2cYJ8YV
via IFTTT

Wednesday, 15 June 2016

UN Elects Ambassador Thomson For Top General Assembly Post

Fijisun.fj, đŸ‘¤ by Department of Information, SUVA A first for Fiji and the Pacific, Ambassador Peter Thomson has been elected as the United Nations General Assembly president of its 71th session beginning in September. Current assembly President Mogens Lykketoft announced the winner of the secret-ballot election. Ambassador Thomson was one of two nominees for the […]

from WordPress http://ift.tt/1Psddt1
via IFTTT